Berita

Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksamana Muda TNI Samista/RMOL

Pertahanan

Oknum TNI AL Penembak Bos Rental Ditindak Tegas

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 13:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) membenarkan pelaku penembakan di rest area Kilometer 45 Tol Tangerang-Merak pada Kamis 2 Januari 2024 adalah oknum TNI AL.

Demikian dikatakan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksamana Muda TNI Samista, dalam jumpa pers di Markas Komando Armada (Koarmada), Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin 6 Januari 2024.

Sasmita menjelaskan, sejak mendengar adanya kejadian penembakan di rest area Kilometer 45 Tol Tangerang-Merak, Puspomal langsung melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.


"Staf kami pada Sabtu sudah bergerak. Mencari bukti bukti awal sekaligus berkoordinasi dengan institusi terkait terutama dgn pihak kepolisian, dengan Polda Banten khususnya," ujar Sasmita. 

Dari hasil penyelidikan bersama Polda Banten, Puspomal memperoleh fakta-fakta yang menunjukkan terduga pelaku merupakan oknum anggota TNI AL. 

"Dari hasil penyidikan itu benar bahwa penembakan yang terjadi di (rest area) kilometer 45 dilakukan oleh oknum TNI AL," sambungnya.

Oleh karena itu, pihaknya memastikan proses penegakkan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap terduga pelaku penembakan. 

"Kami Puspomal akan terus mendalami, akan terus mendalami dan sekarang sudah dalam proses penyidikan," demikian Sasmita. 

Kejadian penembakan di di rest area Kilometer 45 Tol Tangerang-Merak pada Kamis 2 Januari 2024, menewaskan satu orang warga yang merupakan seorang bos rental berinsial IA (48), dan melukai R (58) di bagian bahu.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya