Berita

ilustrasi/RMOL

Politik

Kebrutalan Aparat TNI-Polri Makin Perburuk Citra Institusi

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 12:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pada awal Januari 2025, masyarakat Indonesia kembali dikejutkan dengan serangkaian insiden kekerasan yang melibatkan oknum aparat TNI-Polri. 

Hal itu memperlihatkan buruknya pembinaan personel dan penegakan hukum dalam tubuh kedua institusi tersebut. 

Kritik tersebut dilayangkan Direktur Merah Putih Stratejik Institut (MPSI), Noor Azhari kepada wartawan, Senin, 6 Januari 2025. 


"Kasus penembakan terhadap seorang pengusaha rental mobil di rest area Tol Tangerang Merak oleh oknum aparat TNI AL yang berujung pada tewasnya korban, mencerminkan semakin parahnya penyalahgunaan wewenang di kalangan aparat negara," kata Azhari. 

Menurutnya, perampasan mobil rental yang dilakukan dengan kekerasan ini jelas menunjukkan ketidakmampuan oknum aparat dalam menjalankan tugasnya dengan profesional, yang seharusnya melayani dan melindungi rakyat.

"Kasus tewasnya bos rental yang ditembak oknum anggota TNI AL bentuk kegagalan profesionalisme institusi militer," tegasnya. 

Selain itu, insiden yang terjadi di Polsek Cinangka, Pandeglang, turut menambah daftar panjang lemahnya pelayanan aparat.

"Oknum anggota Polsek Cinangka Pandeglang tersebut diduga menolak untuk mendampingi korban Bos rental sebelum menjadi korban penembakan yang melibatkan oknum TNI AL, padahal jelas korban sudah menceritakan kronologis serta ancaman bahaya dari pelaku tersebut yang membawa senpi," tandasnya. 

Tak hanya itu, ia menuturkan pada bulan Desember 2024, seorang remaja di Semarang tewas setelah ditembak oleh oknum Polri dengan alasan bahwa korban terlibat dalam tawuran. 

"Meski alasan tersebut masih dipertanyakan banyak pihak, insiden ini menambah deretan panjang kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian terhadap masyarakat sipil," ungkapnya. 

Baginya, kasus penembakan terhadap seorang remaja memperburuk citra institusi Polri. 

"Kasus ini semestinya tidak terjadi, bila yang seharusnya dapat dihadapi dengan cara yang lebih humanis, namun pendekatan yang gagal dengan kekerasan semakin memperburuk citra Polri sebagai institusi yang seharusnya menjadi pelindung rakyat,” jelasnya. 

Belum selesai kasus yang ada, pada awal Januari 2025, belasan oknum anggota Polri terlibat dalam pengeroyokan terhadap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Mamuju Sulawesi Barat. 

"Pengeroyokan tersebut didalangi oleh ketidaksetujuan oknum polisi terhadap teguran yang diberikan oleh kader HMI karena mereka dianggap mengganggu ketertiban dengan bermain ke kosan putri hingga larut malam," bebernya. 

Peristiwa tersebut semakin memperkuat kebrutalan aparat dalam menghadapi masyarakat. 

"Kasus ini semakin menunjukkan bahwa aparat penegak hukum seringkali bertindak secara sewenang-wenang tanpa rasa tanggung jawab terhadap tugas mereka sebagai pelindung masyarakat," tandasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya