Berita

Lima Ketua Karang Taruna (KT) Kota dan Kabupaten se-Provinsi DKI Jakarta/Ist

Nusantara

5 Ketua Karang Taruna se-DKI Jakarta Tolak Acara Temu Karya

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 07:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lima Ketua Karang Taruna (KT) Kota dan Kabupaten se-Provinsi DKI Jakarta menolak kegiatan Temu Karya yang digelar Muhammad Mul.

Pasalnya kepemimpinan Muhammad Mul sebagai Ketua Karang Taruna DKI Jakarta telah berakhir sejak ditetapkannya  caretaker oleh Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT).
Demikian disampaikan lima Ketua Karang Taruna Kota dan Kabupaten se-Provinsi DKI Jakarta, yakni Muhammad Luthfi Arwien, Gumirlang, Rojiun, Irwanto, dan Ahmad Mulyana.

"Kepemimpinan saudara Mul sebagai Ketua Karang Taruna DKI telah berakhir sejak dikeluarkan caretaker oleh PNKT yang saat ini dipimpin Wahyu Sanjaya (Waketum Pengurus Nasional Karang Taruna)," kata Gumirlang mewakili lima ketua lainnya dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin 6 Desember 2025.

"Kepemimpinan saudara Mul sebagai Ketua Karang Taruna DKI telah berakhir sejak dikeluarkan caretaker oleh PNKT yang saat ini dipimpin Wahyu Sanjaya (Waketum Pengurus Nasional Karang Taruna)," kata Gumirlang mewakili lima ketua lainnya dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin 6 Desember 2025.

Gumirlang mengatakan, kegiatan Temu Karya yang digagas Muhammad Mul juga tidak disetujui oleh satu tingkat di atasnya, termasuk tidak mendapat atensi dan dukungan dari pembina Karang Taruna, yakni Dinas Sosial DKI Jakarta.

Wakil Sekretaris Jendral PNKT, Faisal Anwar mengatakan, kepengurusan Karang Taruna DKI Jakarta telah habis masa periodesasinya dan ini sudah sesuai dengan aturan perundangan, termasuk AD/ART bahwa sampai habis masa periodesasinya pada tanggal 21 Desember 2024. 

Sedangkan Wahyu Sanjaya selaku Caretaker KT DKI menyampaikan bahwa agar segenap anggota dan pengurus, termasuk ketua-ketua kota, agar mematuhi segenap aturan organisasi yang ada. 

"Mari kita majukan semangat "Satu" Karang Taruna DKI," kata Wahyu.



Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya