Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Wall Street Semarak Lagi: Tesla Bangkit dari Kejatuhan, Terbang 8,2 Persen

SABTU, 04 JANUARI 2025 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) menutup akhir pekan dengan penguatan setelah kemarin sempat berada di zona merah. 

Saham teknologi besar (big tech) mendominasi penguatan pasar dan membuat Wall Street bangkit. 

Penguatan dipicu karena investor nampaknya optimis terhadap kemungkinan pemotongan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut dan kebijakan deregulasi bisnis yang dijanjikan pemerintahan baru.


Dikutip dari Reuters, Dow Jones naik 0,80 persen menjadi 42.732,13 poin pada penutupan perdagangan Jumat sore, 3 Januari 2024 waktu AS atau Sabtu pagi WIB.

S&P 500 naik 1,26 persen menjadi 5.942,47 poin. sedangkan  Nasdaq Composite naik 1,77 persen menjadi 19.621,68 poin.

Nvidia memimpin dengan kenaikan sebesar 4,5 persen, diikuti oleh saham-saham perusahaan terkait kecerdasan buatan, seperti Super Micro Computer yang naik 10,9 persen dan Palantir Technologies naik 6,3 persen.

Microsoft naik 1,1 persen setelah mengumumkan rencana investasi sebesar 80 miliar Dolar AS untuk pusat data yang mendukung kecerdasan buatan pada tahun fiskal 2025.

Saham US Steel turun 6,5 persen setelah Presiden AS Joe Biden memblokir penjualan perusahaan tersebut ke Nippon Steel Jepang dengan alasan keamanan nasional.

Saham Tesla naik tajam sebesar 8,2 persen, memulihkan kerugian sebelumnya sebesar 6,1 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya