Berita

Ilustrasi jemaah haji Indonesia/Istimewa

Nusantara

Kuota Haji Jawa Barat 38.724 Orang, Tertua Berusia 108 Tahun

SABTU, 04 JANUARI 2025 | 05:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kuota haji untuk Jawa Barat pada 2025 berjumlah 38.724 jemaah. Angka ini hampir sama dengan kuota tahun sebelumnya yang lebih dari 40 ribu jemaah.

"Kuota dasar untuk tahun ini adalah 38.724 orang, hampir sama dengan tahun lalu yang memang mencapai lebih dari 40 ribu," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Jabar, Boy Hari Novian, saat ditemui RMOLJabar di kantornya, Jalan Sudirman, Bandung, Jumat, 3 Januari 2025.

Boy menjelaskan, untuk klasifikasi jenis kelamin, calon jemaah haji pria lebih dominan dengan persentase 55,3 persen, sedangkan wanita 45,7 persen.


"Dan calon jemaah haji tertua (berusia) 108 tahun dari Bekasi, sementara termuda berusia 18 tahun dari Indramayu," tuturnya.

Terkait dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024, Boy menyatakan Kanwil Kemenag Jabar belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut.

Sebab, pembahasan mengenai Bipih masih dilakukan Kementerian Agama RI bersama Komisi VIII DPR RI. Dan keputusan final akan diambil pada 10 Januari 2025.

"Biasanya, setelah keputusan diambil, akan ada peraturan turunan yang mengikutinya," ujarnya.

Dalam rapat bersama Komisi VIII DPR, Menteri Agama Nasaruddin Umar memaparkan usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025, yang diperkirakan sebesar Rp93.389.684. Sementara nilai manfaat yang dikeluarkan BPKH sebesar Rp28.016.905,5.

Dengan demikian, Bipih yang akan dibebankan kepada jemaah sebesar 70 persen dari total BPIH, yakni Rp65.372.779,49. Namun, angka tersebut masih merupakan usulan Kemenag dan masih akan dibahas dan diputuskan dalam rapat kesepakatan bersama DPR RI.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya