Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Musuh Politik Prabowo Sesungguhnya Adalah Gibran

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 09:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden RI Prabowo Subianto diprediksi akan menunjukkan sikap politiknya yang bebas intervensi pada satu tahun kepemimpinannya yakni 20 Oktober 2025, 
atau bahkan lebih cepat pada setengah tahun pemerintahan pada 20 April 2025. 

Termasuk intervensi dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang disebut-sebut memiliki kedekatan istimewa. 

“Dalam konteks itulah di mana Prabowo masih memperlihatkan sikapnya yang akomodatif yang bersahabat yang kooperatif dengan Jokowi, tapi setelah itu dia akan menjadi dirinya sendiri,” kata CEO PolMark Eep Saefulloh Fatah dalam sebuah podcast di kanal YouTube @KeepTalking dikutip Kamis 2 Januari 2025. 

“Dalam konteks itulah di mana Prabowo masih memperlihatkan sikapnya yang akomodatif yang bersahabat yang kooperatif dengan Jokowi, tapi setelah itu dia akan menjadi dirinya sendiri,” kata CEO PolMark Eep Saefulloh Fatah dalam sebuah podcast di kanal YouTube @KeepTalking dikutip Kamis 2 Januari 2025. 

Yang lebih menarik, menurut Eep, adalah potensi konflik yang berpeluang muncul pada 2029, ketika Gibran yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden kemungkinan akan mencalonkan diri sebagai Presiden.

“Maka artinya lawan politik Prabowo yang sudah jelas adalah Gibran wakilnya. Tentu ini semua akan diperhitungkan di dalam politik,” kata Eep.

Lebih jauh, Eep mengingatkan bahwa terlalu cepat menganggap Prabowo akan selalu berada di bawah pengaruh Jokowi. Ia menegaskan bahwa hubungan mereka jauh lebih seimbang dan bahwa Prabowo tidak akan tunduk selamanya kepada Jokowi.

“Jadi dengan demikian jangan terlalu mudah membayangkan bahwa Prabowo ada di bawah ketiak Jokowi atau Prabowo akan tunduk selamanya pada Jokowi. Saya kok tidak melihat indikasi itu,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya