Berita

Representative Image/Net

Global

Jelang Tahun Baru, AS Bombardir Situs Militer Houthi Yaman

RABU, 01 JANUARI 2025 | 11:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan jet tempur Amerika Serikat diluncurkan ke situs-situs militer Houthi di Yaman selama 24 jam pada Selasa waktu setempat, 31 Desember 2024.

Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan menyebut kapal-kapal Angkatan Laut dan jet tempur AS menyerang fasilitas komando dan kendali Houthi serta fasilitas produksi dan penyimpanan senjata konvensional canggih (ACW) yang mencakup rudal dan kendaraan udara nirawak (UAV).

AS menuduh Houthi menggunakan fasilitas ini untuk melakukan serangan terhadap kapal militer dan kapal dagang AS di Laut Merah dan Teluk Aden.


"Jet tempur Angkatan Laut dan Angkatan Udara lainnya menghancurkan situs radar pesisir Houthi dan tujuh rudal jelajah dan UAV serang satu arah di atas Laut Merah," CENTCOM, seperti dimuat Al Arabiya.

CENTCOM menyebut serangan jelang tahun baru 2025 itu tidak mengakibatkan cedera atau kerusakan pada pasukan atau peralatan AS. 

Mereka berkomitmen menghentikan segala ancaman luar yang mengganggu arus perdagangan internasional.

"Serangan itu adalah bagian dari upaya CENTCOM untuk melemahkan upaya Houthi yang didukung Iran untuk mengancam mitra regional dan kapal militer dan pedagang di kawasan itu," tambah pernyataan itu.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya