Berita

Kebakaran di kawasan Tambora, Jakarta Barat/Ist

Nusantara

BPBD DKI:

1.673 Bencana Terjadi di Jakarta, Dominan Kebakaran

RABU, 01 JANUARI 2025 | 08:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada 1.673 kejadian bencana sepanjang 2024. 

Hingga Minggu, 29 Desember 2024, ada 787 kejadian kebakaran, 132 banjir, 425 pohon tumbang dan 42 tanah longsor serta lainnya.

"Total kerugian akibat bencana sepanjang 2024 hampir mencapai Rp500 miliar," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dikutip Rabu 1 Januari 2024.


Terbanyak akibat kebakaran dengan taksiran kerugian Rp426,3 miliar, akibat banjir mencapai Rp5,8 miliar, akibat pohon tumbang Rp1,7 miliar dan tanah longsor menyebabkan kerugian Rp126,5 juta.

Yohan mengatakan, penyebab utama kejadian kebakaran di Jakarta akibat arus pendek atau korsleting listrik. Setidaknya, kata Yohan, ada 69 persen kejadian kebakaran disebabkan arus pendek.

"Penyebab utama kejadian kebakaran pemukiman dan perkotaan, 69 persen disebabkan oleh korsleting listrik," kata Yohan.

Selama ini, kata Yohan, BPBD DKI Jakarta bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), PLN dan institusi lainnya melakukan operasi pemeriksaan instalasi listrik atau bedah listrik bersama.

"Pada tahap awal tim gabungan diturunkan untuk mengecek penggunaan instalasi listrik yang ada di dalam dan luar ruang sekaligus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat setempat," ucap Yohan seperti dilansir Antara.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga mengedukasi, sosialisasi dan simulasi mitigasi kebakaran melalui Ruang Literasi Kebencanaan, media sosial dan Sekolah Aman Bencana.

BPBD DKI Jakarta berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN, dalam upaya pencegahan kebakaran akibat kelistrikan dengan beberapa cara.

Pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai risiko kebakaran dan instalasi listrik. 

"Serta menggandeng PLN serta perusahaan terkait untuk melakukan pergantian instalasi listrik di kawasan padat hunian," tutup Yohan.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya