Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Bank Muamalat Bidik Bisnis Bancassurance Tumbuh Dua Kali Lipat di 2025

RABU, 01 JANUARI 2025 | 04:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meyakini bisnis bancassurance mempunyai pasar yang terbuka lebar pada 2025. Pionir bank syariah di Tanah Air ini pun telah menyiapkan sejumlah strategi guna bisa menyerap permintaan nasabah yang terus meningkat.

SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, pemilihan mitra strategis yang tepat menjadi kunci untuk mendorong volume penjualan bancassurance. Dengan semakin tingginya kesadaran nasabah akan proteksi diri, ia menilai reputasi, variasi, serta kualitas produk asuransi sangat diperlukan untuk pertumbuhan bisnis bancassurance.

“Alhamdulillah, kami baru saja memperpanjang kerja sama dengan salah satu perusahaan asuransi ternama, Sun Life Indonesia, yang produknya menjadi favorit nasabah Bank Muamalat. Dikombinasikan dengan strategi lainnya, kami optimistis volume penjualan bancassurance pada 2025 bisa tumbuh setidaknya dua kali lipat dari pencapaian tahun ini,” kata Dedy dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa, 31 Desember 2024.


Adapun, asuransi Salam Hijrah Amanah Pro (ASHA Pro) milik Sun Life Indonesia menjadi produk bancassurance yang paling diminati oleh nasabah Bank Muamalat. Hal ini tercermin dari penjualannya yang mencapai sekitar 80% dari keseluruhan volume bancassurance hingga Oktober 2024.

Dedy menjelaskan, ASHA Pro adalah produk asuransi unit link syariah yang memberikan perlindungan proteksi selama 25 tahun dengan masa pembayaran premi/kontribusi hanya selama lima tahun. Selain itu, produk ini memiliki manfaat Bonus Kontribusi mulai akhir tahun ke-6 sampai dengan akhir tahun ke-25 yang otomatis ditambahkan ke dalam nilai investasi, sehingga pertumbuhan nilai investasinya menjadi lebih optimal.

Tidak hanya ASHA Pro, Bank Muamalat juga menawarkan berderet produk asuransi dari mitra strategis lainnya. Mulai dari produk asuransi kesehatan, asuransi dana pendidikan anak, asuransi yang mengombinasikan proteksi jiwa dengan investasi, hingga produk asuransi unit link syariah berdenominasi USD.

Selain berkolaborasi dengan mitra asuransi strategis, Dedy memastikan bank pertama murni syariah di Indonesia ini juga akan mengoptimalkan kapasitas tenaga pemasar dan saluran penjualan agar hasilnya maksimal. Tak lupa, beragam program reward akan disiapkan untuk meningkatkan minat nasabah.

“Kami optimistis bisnis bancassurance bisa memberi kontribusi positif bagi fee based income Bank Muamalat pada 2025,” pungkas Dedy.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya