Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dalam konferensi pers setelah rapat tutup tahun di Gedung Kementerian Keuangan RI, Jakarta pada Selasa, 31 Desember 2024/RMOL

Politik

Prabowo Apresiasi Kebijakan Kemenkeu Kelola Keuangan RI Sepanjang 2024

SELASA, 31 DESEMBER 2024 | 20:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia dinilai berhasil mengelola keuangan secara bijak dan hati-hati di tengah kondisi ekonomi duani yang penuh dengan ketidakpastian. 

Begitu yang disampaikan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto selama rapat tutup tahun dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dan jajarannya di Gedung Kementerian Keuangan RI, Jakarta pada Selasa, 31 Desember 2024.

Prabowo menjelaskan bahwa dirinya telah menerima laporan dari Menkeu tentang pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN ) 2024. 


Dia bersyukur karena di tengah tantangan global yang penuh ketidakpastian, Indonesia tetap bisa mengelola keuangan secara bijak sehingga defisit dapat terkendali. 

"Ternyata kita masih bisa mengelola keuangan negara dengan prudent dengan bijak dengan hati-hati dan kita masih mampu untuk mengendalikan defisit kita dlm koridor yang masih hati-hati," ujarnya. 

Prabowo mengungkap, jajaran Kementerian Keuangan RI akan mengikuti arus masuk uang Indonesia dari perpajakan, bea cukai, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) hingga pukul 00.00 WIB. 

"Kemudian karena tepat pada waktu nanti 00.00 berarti tahun anggaran 2024 ditutup," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya