Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Menteri PKP Minta Menkeu Segera Cairkan Anggaran FLPP 2025

SELASA, 31 DESEMBER 2024 | 16:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pencairan anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 2025 diharapkan bisa dipercepat.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait dengan pencairan ini. 

“Kami akan melayangkan surat permohonan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) penyaluran FLPP bisa segera diterbitkan,” kata Menteri PKP Maruarar Sirait di Jakarta, dikutip Selasa 31 Desember 2024. 


Permohonan pencairan itu seiring dengan adanya stok 48.000 unit rumah subsidi ready stock yang dipastikan siap untuk disalurkan pada awal Januari 2025.

Mengacu pada data SiKumbang BP Tapera per 30 Desember 2024, total ready stock rumah subsidi mencapai 50.772 unit, dengan 14.966 unit sudah dipesan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 23.752 unit atau 46,78 persen adalah hasil pembangunan anggota Real Estate Indonesia (REI) di berbagai daerah. 

Maruarar Sirait berharap regulasi terkait FLPP 2025 bisa segera keluar agar rumah subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) segera terdistribusi.

Kemenkeu telah menyiapkan anggaran sebesar Rp28,2 triliun untuk membiayai 220.000 unit rumah melalui skema FLPP di 2025. Namun, angka ini masih di bawah usulan Kementerian PMK dan asosiasi pengembang yang menargetkan kuota 300.000 hingga 500.000 unit rumah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya