Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Angka PHK Terus Meningkat, Sektor Tekstil dan Garmen Jadi Penyumbang Terbesar

SELASA, 31 DESEMBER 2024 | 15:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Angka pemutusan hubungan kerja (PHK) terus meningkat, dengan industri pengolahan dilaporkan menjadi salah satu sektor penyumbang PHK terbesar.

Mengutip laporan Kementerian Ketenagakerjaan, Mantan Menteri Keuangan, Bambang PS Brodjonegoro mengatakan bahwa PHK yang terjadi di industri pengolahan dialami oleh lebih dari 28.000 pekerja.

"Industri pengolahan menjadi sektor penyumbang terbesar PHK lebih dari 28.000 pekerja yang kehilangan pekerjaan. Terutama, sektor tekstil dan garmen," kata Bambang dalam paparan Tantangan Ekonomi dan Bisnis 2025, dikutip Selasa 31 Desember 2024.


Menurutnya, meningkatnya jumlah PHK di sektor tersebut terjadi karena menurunnya permintaan global dan gangguan pada rantai pasokan.

"Banyak pabrik di Jawa Barat terpaksa tutup atau mengurangi jumlah karyawan untuk tetap bertahan di tengah ketatnya persaingan," jelasnya.

Selain sektor pengolahan, sektor jasa, kata Bambang juga turut merasakan dampak, dengan lebih dari 15.000 pekerja terkena PHK. 

"Sektor ini mencakup berbagai layanan, mulai dari perhotelan hingga layanan kesehatan, yang terdampak perubahan pola konsumsi masyarakat pasca-pandemi," tuturnya.

Selanjutnya, sektor ritel dan perdagangan bebas dilaporkan juga ikut merasakan dampak pemecatan massal ini dengan angka PHK sebesar 8.000 pekerja terdampak.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya