Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera/Ist

Nusantara

Kasus Pemerasan DWP Bisa Bikin Wisatawan Takut Datang ke Indonesia

SELASA, 31 DESEMBER 2024 | 09:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak dimutasi dari jabatannya untuk memperlancar penyidikan kasus dugaan pemerasan terhadap 45 penonton asal Malaysia dalam event Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024. 

Sebanyak 34 personel turut dimutasi terkait kasus ini. Langkah tersebut diambil setelah Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melakukan investigasi. 

Menanggapi kasus ini, Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, menilai tindakan oknum polisi yang melakukan pemerasan terhadap warga negara asing telah mencoreng citra Indonesia di mata dunia. 


"Tidak ada negara maju, kecuali tegak hukum yang adil dan profesional," kata Mardani seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Selasa 31 Desember 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) itu mengajak semua pihak untuk berbenah, termasuk kepolisian, kejaksaan, kehakiman, dan KPK, sebagai tulang punggung penegakan hukum. 

"Kejadian DWP merusak imaji Indonesia di kancah dunia. Orang bisa takut datang karena pagar makan tanaman. Ayo kita benahi," tandas Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI itu.

Keputusan mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram (TR) bernomor ST/429/XII/KEP.2024 yang ditandatangani oleh Kepala Biro SDM Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muh. Dwita Kumu Wardana.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya