Berita

ACE Hardware/Net

Bisnis

ACE Hardware akan Menghilang, Siapkan Nama dan Logo Baru

SENIN, 30 DESEMBER 2024 | 15:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jaringan ritel yang dioperasikan Kawan Lama Group, ACE Hardware, akan segera menghilang dari Indonesia per 31 Desember 2024 setelah 29 tahun.  Toko peralatan rumah tangga itu akan muncul pada 1 Januari 2025 dengan nama baru.

Dikutip dari laman resminya, Senin 30 Desemer2024, pergantian nama dilakukan setelah sebelumnya ada kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 7 Juni 2024.

Manajemen perusahaan memutuskan untuk tidak melanjutkan perjanjian lisensi dengan ACE Hardware International Holdings, Ltd. yang akan berakhir pada 31 Desember 2024.


Perusahaan yang menaungi ACE Hardware, Kawan Lama Group, sepakat mengganti nama ACE.

Dengan berganti nama, perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan ragam inovasi produk dan layanan yang lebih dari sekadar home improvement dan lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi hidup pelanggan di Indonesia.

Sejumlah gerai ACE Hardware mulai menurunkan logo ACE. Logo warna merah yang menjadi tanda keberadaan gerai Ace Hardware tak lagi dipasang di beberapa tempat.

Saat ini, perusahaan tengah mempersiapkan peluncuran logo baru. 

Catatan kinerja keuangan perseroan hingga September 2024 naik 18 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu atau year on year (yoy), dengan kisaran pertumbuhan senilai Rp 574 miliar.

Perseroan juga mencatatkan pendapatan bersih senilai Rp 6,2 triliun, atau naik 13 persen yoy.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya