Berita

Transaksi SPKLU PLN Cetak Rekor Tertinggi, Naik hingga 400 Persen/Net

Bisnis

Transaksi SPKLU PLN Cetak Rekor Tertinggi, Naik hingga 400 Persen

SENIN, 30 DESEMBER 2024 | 12:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Transaksi pengisian daya kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) meningkat pada hari ke-7 siaga Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). 

PT PLN (Persero) mengatakan, peningkatan tersebut tercatat lebih dari 400 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

Peningkatan transaksi ini mencerminkan tingginya animo masyarakat terhadap EV dan semakin berkembangnya infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).


Dalam rangkaian kunjungan ke SPKLU yang dimulai dari Tangerang, Bandung, Batang, dan Sragen, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, semakin banyak masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik untuk perjalanan mudik.

“Selama periode Nataru kali ini, kami mencatatkan sebanyak 16.549 transaksi di SPKLU, meningkat 4,2 kali lipat dibandingkan dengan periode Nataru tahun lalu sebanyak 3.966 transaksi," ujar Darmawan Prasodjo, dalam keterangannya yang dikutip Senin 30 Desember 2024. 

Kunjungan ini adalah bagian dari serangkaian komitment PLN Icon Plus dalam Siaga Nataru 2024 yang telah dirancang untuk memastikan kesiapan PLN Icon Plus dalam menghadapi peningkatan aktivitas telekomunikasi dan mendukung kehandalan kelistrikan PLN selama libur akhir tahun.

PLN Icon Plus telah memobilisasi seluruh 10 Strategic Business Unit (SBU) Regional untuk bekerja sama tidak hanya dengan unit-unit PLN terkait. Sinergi PLN Group ini diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menikmati layanan telekomunikasi dan sistem ketenagalistrikan selama momen spesial ini.

PLN Icon Plus telah melakukan persiapan menyeluruh terhadap berbagai infrastruktur vital, meliputi jaringan telekomunikasi, radio komunikasi, backup power supply POP, network backbone, fiber optic jalur backbone, keamanan siber, hingga pusat kendali operasi (NOC Command Centre). Tim siaga, kendaraan operasional, serta alat pendukung lainnya juga telah disiapkan untuk memastikan keandalan layanan.

Untuk mendukung operasional, PLN Icon Plus menyiagakan 10 SBU Regional, 427 basecamp, dan 58 NOC Pusat yang didukung oleh 240 NOC SBU serta 72 NOC Ritel. Sebanyak lebih dari 630 tim siaga yang mencapai lebih dari 2.300 personil telah dipersiapkan, didukung oleh 381 motor dan 289 mobil operasional.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap transisi energi, PLN Icon Plus turut berpartisipasi  untuk kehandalan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN yang tersebar di hampir seluruh penjuru negeri. Salah satunya dengan platform pendukung penggunaan SPKLU, yaitu PLN Mobile dan Charge.in, PLN Icon Plus memastikan agar pengalaman pelanggan dalam mengakses aplikasi tersebut tetap terjaga dengan baik.

Sumber daya yang disiagakan oleh PLN Icon Plus di tingkat unit strategis (SBU) hingga kantor-kantor perwakilan (KP) yang mencakup daerah yang lebih spesifik, seluruhnya bergerak aktif mulai dari membentuk posko siaga sampai dengan memobilisasi personil serta peralatan pendukung demi memastikan kestabilan layanan selama periode Nataru. 

Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, mengatakan, PLN Icon Plus berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru dengan memastikan stabilitas jaringan telekomunikasi dan mendukung sistem ketenagalistrikan PLN di seluruh Indonesia. 

"Melalui sinergi dengan seluruh SBU, unit-unit PLN, serta kesiapan personil dan peralatan di seluruh regional, kami memastikan layanan dapat berjalan optimal. Dengan pemantauan berkala dan mitigasi proaktif, PLN Icon Plus siap memberikan pelayanan andal dan terbaik untuk kenyamanan masyarakat di momen spesial ini,” terangnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya