Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) berbincang dengan penumpang KM Labobar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 29 Desember 2024/Ist

Nusantara

Pemerintah Pastikan Transportasi Laut Lancar dan Terkendali di Momen Nataru

SENIN, 30 DESEMBER 2024 | 02:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) meninjau dan mengecek secara langsung pelayanan arus mudik masyarakat pada masa liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 29 Desember 2024 

Pelabuhan Tanjung Priok memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat, terlebih di masa-masa sibuk seperti jelang Nataru. Di momen Nataru ini, Pelabuhan Tanjung Priok menjadi simpul penting dalam mobilitas masyarakat. 

Menko AHY didampingi Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi; Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo; Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Antoni Arif Priadi; dan Kapten KM Labobar, menyapa para awak kapal, termasuk para penumpang yang segera berlayar menuju ke titik tujuan masing-masing. 


Menko AHY menjelaskan bahwa sebagian besar penumpang rencananya akan berlayar dari Jakarta menuju ke Indonesia bagian timur, termasuk ke Ambon, Tual, Makassar, hingga wilayah Papua yakni Manokwari, Nabire, dan sebagainya.

“Ini sebuah upaya kita untuk meyakinkan bahwa transportasi laut di masa Nataru dan tentunya setiap saat bisa benar-benar melayani masyarakat. Karena sampai dengan hari ini, tadi kami juga di Ruang Pelindo juga mendengarkan pemaparan dari Ibu Dirut PELNI yang menyampaikan bahwa per hari ini ada 82 kapal, dengan 50 milik Kemenhub, kemudian 32 milik Pelni,” ujar AHY.  

Ketua Umum Partai Demokrat itu menjelaskan bahwa dari 32 kapal yang ada, sebanyak 26 di antaranya merupakan kapal penumpang, termasuk KM Labobar. Kapal ini setiap tahunnya mampu mengangkut lebih dari 5 juta penumpang ke berbagai wilayah Indonesia, baik di sektor barat, tengah, maupun timur. 

Penumpang yang dilayani tidak hanya masyarakat, tetapi juga mencakup pengangkutan kontainer atau logistik ke berbagai daerah. 

Menko AHY juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah berdiskusi untuk menambah jumlah kapal dan melakukan peremajaan, sesuai dengan batas usia teknis masing-masing kapal. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan, ketertiban, kebersihan, serta kualitas pelayanan lainnya.  

“Tadi saya lihat kapalnya bersih ya, kemudian juga kita cek instrumennya juga semuanya masih bekerja dengan sangat baik dan mudah-mudahan Captain dan para kru bisa menjalankan tugas dengan baik dan melayani masyarakat sampai ke tujuan akhirnya,” pungkas Menko AHY.

Dalam kunjungan ini, Menko AHY didampingi Deputi Bidang Konektivitas, Odo Manuhutu, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Agraria dan Tata Ruang, Nazib Faisal, Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina dan Sigit Raditya. Menko AHY menyampaikan harapannya untuk dapat mengunjungi pelabuhan-pelabuhan lain, mengingat pelabuhan memiliki peran penting sebagai penghubung konektivitas antarwilayah di Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya