Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Calon Penumpang Tertangkap Seludupkan 2,9 Kg Sabu di KNIA

MINGGU, 29 DESEMBER 2024 | 19:05 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Petugas keamanan bandara Kualanamu Internasional (KNIA) menangkap seorang calon penumpang berinisial JA (24). Hal itu setelah petugas menemukan adanya sabu seberat 2.930 gram atau 2,9 Kg.

Usai ditangkap, JA langsung diserahkan ke Polres Deli Serdang.


"Barang bukti di dalam sebuah koper dengan bruto 2.930 gram," kata Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Sebastian Saragih, Minggu, 29 Desember 2024.

"Barang bukti di dalam sebuah koper dengan bruto 2.930 gram," kata Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Sebastian Saragih, Minggu, 29 Desember 2024.

Sebastian mengatakan pelaku yang merupakan warga Kabupaten Bireuen, Aceh itu ditangkap Sabtu, 28 Desember 2024 sekira pukul 17.30 WIB. Penangkapan berawal saat petugas kepolisian menerima informasi akan adanya penyelundupan narkoba di Bandara Kualanamu.

Petugas kepolisian pun berkoordinasi dengan Avsec bandara hingga akhirnya membekuk pelaku. Saat dicek, petugas menemukan sembilan plastik sabu-sabu di koper yang dibawa pelaku. Rencananya, sabu-sabu itu akan dibawa pelaku ke Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Tujuan Lombok, NTB," jelasnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kasus ini.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya