Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Hukum

Hasto Dicurigai jadi "Gembong" Koruptor

MINGGU, 29 DESEMBER 2024 | 12:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP,  Hasto Kristiyanto dicurigai menjadi "gembong" koruptor.

Dugaan ini mengemuka karena Hasto disebut telah menyiapkan video-video dugaan korupsi petinggi negara setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap dan perintangan penyidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, persoalan saat ini adalah Hasto merupakan tersangka di KPK. Untuk itu, Hasto diharapkan fokus pada permasalahan hukumnya.


"Soal wistle blower atau justice collabolator itu kan ada mekanismenya, biar saja berjalan prosesnya," kata Kang Tamil kepada RMOL, Minggu, 29 Desember 2024.

Akademisi Universitas Dian Nusantara ini menilai, Hasto tidak perlu playing victim atau melebar ke mana-mana seolah-olah video-video tersebut sebagai pola mengancam pemerintahan dan aparat penegak hukum (APH).

"Yang kita tidak mau, seolah gaya Hasto ini, kalau gue ditangkap gue bongkar semua ini. Artinya dia diduga gembong di antara mereka yang mau dibongkar itu? Baru kali ini saya lihat pelaku kejahatan gayanya sok bener begini," pungkas Kang Tamil.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya