Berita

Puncak Perayaan Natal Nasional 2024/RMOL

Nusantara

Kembali ke Betlehem, Ini Arti Tema Natal Bersama 2024

SABTU, 28 DESEMBER 2024 | 17:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Suasana semarak jemaat yang penuh semangat dan sukacita terasa di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu petang, 28 Desember 2024.

Para jemaat hadir dalam Puncak Perayaan Natal Nasional 2024 yang mengusung tema "Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem". 

Ketua Umum Natal Nasional 2024, Thomas Djiwandono mengatakan, tema ini merupakan gabungan dari Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). 


"Tema Natal yang dipilih sebetulnya tema Natal yang dicetuskan oleh KWI dan PGI, Marilah Pergi ke Betlehem itu sebetulnya tema natal bersama," kata Thomas.

Dari tema itu, Thomas mengajak jemaat yang hadir untuk meresapi arti kelahiran Yesus di Betlehem.

"Betlehem melambangkan kelahiran Yesus Kristus, kelahiran di tempat yang sangat sederhana dan itu dimaknai sekali oleh kami umat kristiani sebagai sesuatu yang sangat penting," kata Thomas.

Dari kesederhanaan ini, Thomas ingin jemaat bisa memaknai sebagai tanda untuk menopang dan merubah sikap di kehidupan yang lebih baik.

"Namun kesederhanaan menopang suatu harapan yang baru, harapan yang lebih baik dan tentunya ini mudah-mudahan bisa memberikan harapan di saat kita hidup saat ini," kata Thomas.

Adapun acara Natal dimulai tepat pukul 17.00 WIB dengan pembukaan lewat lagu pujian.

Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, para rohaniawan, serta tokoh nasional pun menambah kesakralan suasana. 

Rangkaian acara meliputi ibadah, paduan suara, dan persembahan seni yang dirancang untuk menyampaikan pesan damai dan sukacita Natal bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya