Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/Ist

Politik

Hasto PDIP Membuka Pandora Politik Elite Saling Intai

SABTU, 28 DESEMBER 2024 | 14:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ancaman PDIP mengungkap sejumlah dugaan praktik korupsi petinggi negara menunjukkan ada politik saling intai di antara elite dalam negeri.

Menurut pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga, langkah PDIP itu mengindikasikan praktik korupsi sering ditutupi elite demi kepentingan tertentu, bisa untuk melindungi maupun menyerang lawan.

Praktik itu hanya akan terungkap ketika para pihak yang terlibat tidak lagi sejalan dalam kepentingan politik mayoritas.


“Perilaku koruptif itu dilakukan dengan cara saling melindungi. Perilaku itu sengaja ditutupi selama mereka masih satu frekuensi. Bila frekuensinya sudah berbeda, barulah dibocorkan ke masyarakat,” ujar Jamiluddin, Sabtu, 28 Desember 2024.

Data-data korupsi kemudian dijadikan sebagai alat sandera dalam perpolitikan Tanah Air. Jamiluddin tidak menampik, pola politik saling intai ini memang masih dominan di Indonesia.

Elite politik bisa saling menghancurkan dan membongkar satu sama lain ketika sudah tidak ada kesepakatan. 

“Satu dengan lainnya bisa saja tiba-tiba saling memangsa. Kiranya hal itu yang terjadi dalam perpolitikan di Tanah Air,” tuturnya. 

Rencana PDIP untuk mengungkap video dugaan korupsi yang melibatkan petinggi negara ini, kata Jamiluddin, bisa menjadi bagian dari pertempuran politik yang semakin panas. 

“Bisa saja dalam waktu dekat ini kita akan menyaksikan banyak elite negeri yang ditelanjangi. Masyarakat akan jadi penonton elite yang telanjang. Menarik,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya