Berita

Ketua Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS), David Hamka/Istimewa

Politik

Jelang Program Makan Bergizi Gratis, KNPS Wanti-wanti soal Pungli

JUMAT, 27 DESEMBER 2024 | 18:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menjelang peluncuran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Januari 2025, Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pungutan liar (pungli) dan hoax.

Pasalnya, Ketua KNPS, David Hamka menyebut sudah ada laporan warga tentang oknum yang mengaku bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjalankan program ini. 

"Kami telah menerima sejumlah laporan melalui akun media sosial resmi KNPS mengenai keberadaan oknum di berbagai daerah yang mengatasnamakan BGN dan mengklaim memiliki wewenang dalam pelaksanaan program MBG,” jelas David lewat keterangan tertulisnya, Jumat 27 Desember 2024.


David menegaskan, hingga saat ini, tidak ada organisasi masyarakat yang ditunjuk sebagai pelaksana program MBG. Program ini sepenuhnya dikelola oleh pihak resmi dengan mekanisme yang transparan dan diawasi langsung oleh lembaga terkait. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang terpercaya,” tambahnya.

KNPS juga telah berkoordinasi dengan aparat untuk menyelidiki kasus ini. Masyarakat diminta melaporkan dugaan pungli atau hoax melalui saluran resmi KNPS.

“Kerja sama semua pihak diperlukan untuk menjaga integritas program MBG yang bertujuan mulia meningkatkan gizi masyarakat Indonesia," tutup David.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya