Berita

KMP. Mulia Nusantara terbakar di Perairan Pulau Kasam, Batam pada Rabu, 25 Desember 2024/Ist

Pertahanan

TNI AL Gercep Evakuasi Kapal Terbakar di Batam

KAMIS, 26 DESEMBER 2024 | 16:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI AL dalam hal ini Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal IV Batam bersama unsur-unsur lainnya berhasil membantu proses pemadaman dan evakuasi KMP. Mulia Nusantara yang terbakar di Perairan Pulau Kasam, Batam pada Rabu, 25 Desember 2024.

Kronologis kejadian berawal dari Lantamal IV Batam mendapatkan informasi bahwa adanya peristiwa kebakaran pada saat kapal melaksanakan proses manuver yang akan sandar di pelabuhan Telaga Punggur Batam.

Saat proses manuver terlihat asap putih mengepul yang keluar dari buritan kapal di area ruang ABK yang berdekatan dengan kamar mesin. Diduga penyebab kebakaran diakibatkan konseleting listrik di ruang ABK kapal yang berdekatan dengan ruang mesin.


Mendapati informasi tersebut Komandan Lantamal IV Batam Laksma TNI Tjatur Soniarto, CHRMP, M.Tr. Opsla. segera mengerahkan Tim F1QR, RBB Satrol Lantamal IV Batam, dan berkoordinasi dengan LCR Polairud Punggur serta Kapal KPLP KN.P. 376 yang tengah berada di sekitar lokasi kebakaran.

Selain itu, 2 kapal Water Supply Punggur, pemadam kebakaran Pemerintah Kota Batam, dan pemadam kebakaran BP Batam juga ikut membantu proses pemadaman dan evakuasi korban kebakaran.

Adapun jumlah Anak Buah Kapal (ABK) KMP. Mulia Nusantara berjumlah 18 orang dengan muatan 122 penumpang (113 Dewasa 9 Anak ), 18 unit sepeda motor, 25 unit mobil PNP, 1 unit Pick up, 2 unit Truck, dan 1 unit Fuso.

Seluruh ABK yang berada kapal melaksanakan pemadaman dengan peralatan pemadam yang ada secara maksimal.

Tak berselang lama, KMP Mulia Nusantara sandar di Dermaga Pelabuhan Roro untuk melaksanakan debarkasi penumpang dan kendaraan dalam keadaan aman dan api telah berhasil dipadamkan.

Kerugian dari peristiwa kebakaran tersebut antara lain material Ruang ABK terbakar dan ruang mesin, dokumen kapal selamat berada di kantor BPTD Punggur, sedangkan dokumen ABK yang tidak bisa diselamatkan terbakar.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap informasi yang diterima, terutama kehadiran TNI AL diharapkan dapat membantu kesulitan masyarakat yang mengalami musibah di Perairan Nusantara.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya