Berita

Gelandang AC Milan keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders/Net

Sepak Bola

Gelandang AC Milan Ini Akui Indonesia Mempengaruhi Kehidupannya

KAMIS, 26 DESEMBER 2024 | 16:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjadi pemain berdarah campuran, membuat Tijjani Reijnders merasakan perpaduan berbagai unsur budaya. Termasuk darah Indonesia yang mengalir di tubuhnya.

Gelandang AC Milan itu mengaku Indonesia begitu melekat di dalam dirinya. Tijjani mengaku darah Indonesia yang mengalir di dalam dirinya telah memberi pengaruh dalam kehidupannya hingga saat ini.

"Ibu saya orang Indonesia dan ayah saya orang Belanda. Saya dan saudara saya adalah campuran. Putra saya Xavién adalah perpaduan yang luar biasa karena istri saya berasal dari Irak," ucap Tijjani saat diwawancarai Milan TV, yang dikutip Calciomercato, Kamis, 26 Desember 2024.


"Sebagai seorang anak, saya punya pengaruh Indonesia dan Belanda yang membentuk saya menjadi seperti sekarang ini. Dari budaya Belanda, saya belajar untuk tetap membumi, dan dari sisi Indonesia, saya belajar untuk sangat bangga dengan apa yang Anda lakukan dan capai," paparnya.

Ibu Tijjani, Angelina Lekatompessy, adalah orang Indonesia. Perempuan asal Maluku ini menikah dengan Martin Reijnders, mantan pesepakbola Belanda. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai dua anak, Tijjani dan Eliano Reijnders.

Tijjani pun sempat diajak membela Timnas Indonesia, usai masuk rekomendasi pemain keturunan yang diinginkan pelatih Shin Tae-yong.

Namun, pemain 26 tahun itu lebih memilih membela Timnas Belanda. 

Toh, PSSI akhirnya mendapatkan sang adik. Eliano bersedia membela Merah Putih, dan sudah menjalani debutnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya