Berita

Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump/Istimewa

Politik

Incar Terusan Panama, Trump Sedang Perkuat Posisi Tawar

RABU, 25 DESEMBER 2024 | 13:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, kembali membuat pernyataan kontroversial. 

Trump mengungkapkan ambisinya untuk menjadikan Terusan Panama bagian dari wilayah AS. Dia bahkan menuduh Pemerintah Panama memberlakukan tarif yang terlalu tinggi untuk penggunaan jalur strategis tersebut.

Pernyataan Trump ini turut mendapat perhatian dari Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera.


Menurutnya, ucapan Trump yang diikuti unggahan di media sosial adalah upaya menaikkan posisi tawar sebelum resmi menjabat sebagai Presiden AS.

"Jika gaya cowboy ini diteruskan, strateginya mesti sabar dan cerdas dalam menghadapinya," kata Mardani lewat akun X pribadinya, Rabu 25 Desember 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) itu lantas mengutip falsafah Jawa, "Urip iku urup," yang berarti hidup harus memberi manfaat, sebagai pedoman untuk tetap bijaksana dalam menghadapi tantangan.

Langkah Trump ini dinilai Mardano sebagai sinyal keras dalam membentuk kebijakan luar negeri AS yang agresif di bawah kepemimpinannya. 

Amerika Serikat memang berperan besar membangun Terusan Panama dan mengelola wilayah di sekitar jalur tersebut selama beberapa dekade. 

Namun, Pemerintah AS menyerahkan sepenuhnya kendali terusan tersebut kepada Panama pada 1999 setelah periode administrasi bersama.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya