Berita

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Bisnis

Pemerintah Hapus Utang Ribuan UMKM, Nilainya Rp2,4 Triliun

RABU, 25 DESEMBER 2024 | 09:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah telah menghapus utang 67 ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) per 23 Desember 2024.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan nilai total utang UMKM yang dihapus pemerintah itu sebesar Rp2,4 triliun.

“Realisasi penghapusan utang per hari ini itu sekitar 67 ribu UMKM dengan nilai sekitar Rp2,4 triliun," kata Airlangga dalam paparannya di Jakarta, dikutip Rabu 25 Desember 2024.


Ia menjelaskan target penghapusan tagih utang UMKM sebenarnya lebih tinggi dari yang telah terealisasi. Namun, pelaksanaannya, kata Airlangga masih memerlukan sejumlah regulasi yang harus dirampungkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Nah targetnya akan lebih besar lagi dan tentunya nanti kita lihat bahwa targetnya itu sebetulnya lebih tinggi dari itu. Namun, ada beberapa hal yang masih memerlukan regulasi dari OJK," jelasnya.

Airlangga menambahkan pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM berupaya mendorong perbankan agar selaras dengan Peraturan Pemerintah (PP) terkait program tersebut.

"Kita melihat bagaimana dari Kementerian UMKM agar perbankan itu bisa sejalan dengan PP yang telah diperlukan," katanya.

Ia juga menyoroti potensi manfaat program hapus tagih ini yang dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM.

"Jadi hapus-tagih ini potensinya itu ada lebih dari 1 juta UMKM dan potensi nilai bisa sampai Rp15 triliun," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya