Berita

Atlet memanah berkuda Indonesia/Dok PP Pordasi

Olahraga

Atlet Indonesia Dominasi Liga Memanah Berkuda Malaysia

SELASA, 24 DESEMBER 2024 | 12:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Olahraga memanah berkuda (horseback archery) boleh jadi kurang familiar di Indonesia. Namun, atlet-atlet Indonesia di cabang olahraga ini sudah cukup mumpuni untuk berkompetisi di level internasional.

Seperti yang ditampilkan atlet-atlet horseback archery Indonesia yang tampil luar biasa di Liga Memanah Berkuda Malaysia. 

Dalam ajang yang berlangsung pada 21-22 Desember 2024 di Saville Equestrian Park Selangor itu, Tim Indonesia tampil sebagai juara umum. Unggul dari atlet-atlet Thailand, Singapura, dan tuan rumah Malaysia.


Indonesia mengirimkan atlet-atlet memanah berkuda terbaik seperti Sultan Shadiq, Rakha Ikram Taufik, Gildan Zavera, M Ikhwan, Tutur Wicaksono, Muhammad Khoza Arif, dan Adhitya Roza. 

Hasilnya, Sultan Shadiq menyabet juara pertama. Rakha Ikram Taufik finish di posisi ketiga dan Fathurahman Aulia Ibrahim menempati tempat kelima.

Ketua Umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi), Aryo Djojohadikusumo mengatakan, dominasi Indonesia di ajang Liga Memanah Berkuda Malaysia membuktikan bahwa kemajuan cabang olahraga memanah berkuda semakin pesat.

"Pordasi akan terus mendorong dan memfasilitasi atlet-atlet berkuda Indonesia untuk tampil dalam berbagai ajang kejuaraan internasional," kata Aryo dalam keterangannya, Selasa, 24 Desember 2024.

Lanjut Aryo, keikutsertaan Indonesia pada kejuaraan berkuda baik di level regional maupun dunia merupakan bagian dari program pembinaan yang dilakukan Pordasi bekerjasama dengan berbagai pemilik stable. 

Prestasi tim Indonesia di berbagai kejuaraan akan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan program pembinaan yang dilakukan Pordasi.

Sementara itu, Ketua Komisi Horseback Archery PP Pordasi, Deri Asta menambahkan, sukses besar tim Indonesia meraih juara umum di Malaysia menjadi kado penutup tahun 2024 yang indah.

"Ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan untuk seluruh pecinta olahraga memanah berkuda dan masyarakat Indonesia," ujar Deri.

Menurut dia, sejumlah daerah di Indonesia menyimpan potensi besar dalam pengembangan olahraga memanah berkuda. Apalagi, memanah berkuda menjadi salah satu cabang olahraga dengan unsur hiburan yang tinggi bagi masyarakat.

"Melihat animo dan potensi yang sangat besar, kami dari pengurus Pordasi pusat dan daerah akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemda untuk menggelar berbagai event horseback archery tahun depan," tandas Deri.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya