Berita

Kolase Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-1 RI Soekarno/Ist

Politik

Gaya Prabowo Mirip Bung Karno di Forum Internasional

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 15:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto menilai dunia internasional tidak menghormati suara negara-negara Muslim. Bahkan, menurutnya isu hak asasi manusia sering kali tidak berlaku bagi umat Muslim

Hal itu disampaikan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto selama sesi khusus Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-11 Developing Eight (D8) di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir pada Kamis, 19 Desember 2024.  

Sikap tegas dan lantang Presiden Prabowo di forum internasional ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Sekjen Free Palestine Network (FPN), Furqan AMC.


"Pernyataan Prabowo sangat keras dan progresif. Prabowo mengembalikan track Indonesia ke jalurnya sebagai bangsa yang mempelopori perlawanan terhadap imperialisme global," tegas Furqan lewat keterangan resminya, Senin 23 Desember 2024.

Presiden Prabowo mendorong agar anggota Developing Eight Countries (D8) meningkatkan  persatuan, kerja sama yang erat, dan kesadaran akan situasi global yang dihadapi umat Muslim. Langkah tersebut merupakan cara terbaik demi kemajuan negara-negara Muslim di masa depan.

Menurut Furqan, kepemimpinan Prabowo mengingatkan pada semangat dan gaya Presiden pertama RI Soekarno yang mempelopori Konferensi Asia Afrika.

Bung Karno telah menciptakan gelombang kemerdekaan bagi bangsa-bangsa Asia, Afrika, bahkan juga bangsa-bangsa Amerika Latin.

"Antitesa dari pecah belah adalah persatuan. Karena itu persatuan harus digemakan, diupayakan, dirajut, dirawat dan dipupuk terus menerus di antara bangsa-bangsa selatan yang sesungguhnya memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah tapi dieksploitasi ratusan tahun oleh imperialisme," tandas Furqan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya