Berita

Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Kucukcan/TRT

Dunia

Ini Jawaban Kedubes Turki Soal Video Walk Out Erdogan yang Viral

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 15:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedutaan Besar Turki di Jakarta memberikan respons terkait video viral yang menunjukkan aksi walk out Presiden Recep Tayyip Erdogan selama sesi khusus KTT Developing Eight (D8) Mesir.

Kepada RMOL pada Minggu, 22 Desember 2024, Duta Besar Talip Kucukcan memberikan tanggapan dengan mengirimkan kembali rilis juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Roy Soemirat.

Dikatakan Kucukcan, penjelasan pihak Kemlu RI cukup memberikan penjelasan mengenai alasan Erdogan keluar dari ruangan saat Presiden RI, Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya.


"Menanggapi pertanyaan Anda, saya ingin berbagi penjelasan Kemlu berikut ini yang memberikan perspektif dan memberikan informasi yang benar," tulis Dubes melalui aplikasi Whatsapp.

Jubir Kemlu melalui pernyataan tertulisnya menjelaskan bahwa sesuai dengan tradisi yang ada, keputusan delegasi untuk hadir dan keluar dari ruangan rapat saat KTT sepenuhnya hak mereka.

"Sesuai kebiasaan yang berlaku di forum international, masing masing delegasi memiliki hak untuk menentukan kapan ketua delegasinya akan duduk di kursi delegasi atau meninggalkan ruangan," paparnya.

Roy menduga alasan kepergian pemimpin delegasi pada KTT kemungkinan karena ada agenda pertemuan bilateral dengan delegasi lainnya di ruang tertentu.

"Sesuatu hal yang lumrah bahwa para ketua delegasi itu melakukan banyak pertemuan paralel pada saat pertemuan internasional, antara lain untuk melakukan pertemuan bilateral dengan ketua delegasi lain di ruangan lain," tegasnya.

Itu mengapa, lanjut Roy, pemerintah Indonesia bersikap normal dan tidak memberikan tanggapan yang berarti atas aktivitas walk out sejumlah delegasi di KTT D8.
 
"Delegasi indonesia tidak dapat memberikan komentar terhadap jadwal ketua delegasi negara lain yg mungkin tidak dapat hadir sepenuhnya pada saat bapak presiden indonesia memberikan statementnya," tambahnya.

Dia memastikan hubungan Turki dan Indonesia masih bersahabat setelah aksi walk out itu beredar di media.

"Khusus dengan Presiden Turki dapat disampaikan bahwa kedua pemimpin lakukan pertemuan dalam situasi yg sangat bersahabat termasuk pada saat duduk berdekatan pada acara luncheon yg diselenggarakan setelah berakhirnya KTT," paparnya.

Pidato Prabowo di sesi khusus KTT Developing Eight (D8) Mesir menjadi sorotan setelah sejumlah delegasi tampak meninggalkan ruang rapat saat kepala negara itu berbicara.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan wajahnya tertangkap kamera, ikut dalam barisan delegasi yang melakukan walk out dan tangannya sempat menyenggol kursi Presiden Prabowo yang saat itu masih menyampaikan pidatonya.

Prabowo dengan wajah tenang tampak tidak terpengaruh dengan kepergian Erdogan serta delegasi lainnya dan melanjutkan pidatonya yang berisi kritikan terhadap persatuan Muslim Dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya