Berita

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio/Istimewa

Politik

Akhir Tahun Momen Parpol Evaluasi Internal

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 14:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai politik (parpol) disarankan untuk melakukan evaluasi internal atas pencapaian dan kinerja yang dilakukan sepanjang 2024.

"Apa saja yang dilakukan? Ya evaluasi pencapaian di Pilpres, Pileg, dan Pilkada. Ini wajib bagi semua parpol termasuk PDI Perjuangan pemenang Pileg, Gerindra pemenang Pilpres, hingga Golkar dan PKS yang dipersepsikan banyak kehilangan posisi kepala daerah di Pilkada," kata analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat kepada RMOL, Senin 23 Desember 2024.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini juga mengingatkan, evaluasi internal wajib dilakukan untuk mengukur apakah yang telah dilakukan parpol sepanjang 2024 ini sudah sejalan dengan ideologi atau visi dan misi yang telah ditetapkan.


"Apakah strateginya sudah tepat, kerja-kerja politiknya sudah tepat dengan ideologinya, arah-arah politiknya sudah tepat atau belum, ini semua harus dievaluasi secara menyeluruh," imbuhnya.

Dengan melakukan introspeksi, partai politik diharapkan dapat memperbaiki kinerja mereka. Pun dapat segera mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan politik di masa yang akan datang.

"Yang pasti, partai politik juga bisa mempersiapkan diri untuk lima tahun ke depan dengan cara evaluasi internal," pungkas Hensat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya