Berita

Muslim Arbi/Ist

Politik

Gerindra Diminta Cari Solusi Selesaikan Polemik Kenaikan PPN 12 Persen

MINGGU, 22 DESEMBER 2024 | 20:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan hanya mencari kambing hitam, Partai Gerindra seharusnya mencari solusi terkait kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 2025.

Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespon adanya tuduhan dari Gerindra yang menyebut bahwa PDIP yang menginisiasi PPN 12 persen.

"Di periode kedua Jokowi (PDIP dan Gerindra) sama-sama di kabinet. Artinya, PDIP dan Gerindra di kabinetnya Jokowi yang merumuskan soal PPN 12 persen. Jadi tidak perlu saling menyalahkan," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 22 Desember 2024.


Seharusnya, kata Muslim, pemerintahan saat ini mencari solusi agar PPN 12 persen tidak membebankan rakyat. Jika perlu, Presiden Prabowo Subianto membatalkan kenaikan PPN dimaksud.

"Gerindra jangan cuma cari kambing hitam soal PPN 12 persen, tapi cari solusi atas situasi ekonomi yang membahayakan bangsa dan negara ini. Di mana dolar sudah sama seperti di saat Presiden Soeharto lengser," pungkas Muslim.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya