Berita

Dapur warga Jember hancur akibat longsor usai diguyur hujan semalaman/RMOLJatim

Nusantara

Diguyur Hujan Semalaman, Dapur hingga Kamar Mandi Warga Jember Hancur Berantakan

MINGGU, 22 DESEMBER 2024 | 06:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hujan yang terjadi sejak Jumat malam, 20 Desember 2024, yang hampir merata di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak hanya menimbulkan banjir genangan. Guyuran hujan selama berjam-jam ini juga menimbulkan bencana tanah longsor dan pohon tumbang.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Silo, Sumbersari dan Jebuk, pada Sabtu 21 Desember 2024. 

Menurut salah seorang anggota DPRD Jember, Tabrani, tanah longsor yang menyebabkan 2 dapur dan 2 kamar mandi ambruk, terjadi di Dusun Curahwungkal, Desa Pace, Kecamatan Silo. Keduanya milik Syamsul Arifin (50) dan Ahmad (40) warga setempat yang masih satu keluarga dan letaknya berdampingan. 


"Kedua dapur dan kamar mandi itu ambruk karena pondasi bangunan bagian dapur longsor," ucap Tabroni, saat mengunjungi rumah korban, dikutip RMOLJatim, Sabtu 21 Desember 2024.

Dia menjelaskan tanah longsor terjadi diduga karena guyuran hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dan waktu agak lama sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi. 

Beruntung sebelum peristiwa bencana terjadi, pemilik rumah sudah selesai beraktivitas di dapur. 

"Baru sekitar pukul 10.00 WIB, terasa ada gerakan tanah dan bunyi aneh di bagian dapur. Tiba-tiba bagian pondasi bangunan bagian belakang longsor. Akibatnya, dapur korban ambruk dan kamar mandi menjadi hancur berantakan," tuturnya.

Dari keterangan pemilik rumah, lanjut Tabrani, akibat hujan yang mengguyur semalaman itu, pondasi dan tanah pada bagian dapur menjadi labil. 

"Sebab, tanah tersebut adalah tanah urug kemasukan air berlebih, sehingga menjadi penyebab longsor," terangnya.

Dia juga menegaskan tidak ada korban jiwa atau terluka dalam peristiwa tersebut, sebab, pemilik rumah bisa menyelamatkan diri.

Pantauan RMOLJatim di lokasi, menyusul kejadian itu, para relawan BPBD dan warga sekitar, datang berbondong-bondong membantu korban, termasuk di antaranya tim relawan Baret Rescue Jember.

Ketua Tim Baret rescue Jember, David Handoko Seto mengatakan, bencana alam juga terjadi di wilayah kelurahan Keranjingan Sumbersari, yakni sebuah pohon tumbang menimpa rumah warga. Pihaknya pun langsung mendatangi rumah tersebut, mengevakuasi pohon tumbang dan menyalurkan bantuan. 

Tak lama kemudian, dia mendapatkan informasi susulan telah terjadi longsor di Desa Suco Pengepok Kecamatan Jelbuk. Yakni tanah longsor yang menutupi akses jalan utama desa tersebut. Pihaknya bersama-sama relawan dan warga sekitar mengevakuasi tanah longsor, sehingga bisa dilewati kembali dengan normal.

"Meski demikian, masih perlu hati-hati, karena jalan masih licin. Kami berharap Pemkab Jember, segera turun tangan untuk membantu warga terdampak," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya