Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Ekspor Produk Halal Indonesia Capai Rp673,90 Triliun

SABTU, 21 DESEMBER 2024 | 22:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekspor produk halal Indonesia tercatat senilai 41,42 miliar Dolar AS, atau setara Rp673,90 triliun pada periode Januari–Oktober 2024. 

Hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Mardyana Listyowati dalam media briefing dan talkshow bertajuk Ekspor Produk Halal Indonesia, Jumat 20 Desember 2024.

“Bahkan, pada periode tersebut, surplus produk halal Indonesia mencapai 29,09 miliar Dolar AS. Kami lihat hal ini sebagai suatu pencapaian dan menunjukkan potensi produk halal untuk semakin dikembangkan,” kata Listyawati, dalam keterangan resmi Sabtu 21 Desember 2024.


Dalam periode ini, sektor makanan olahan mendominasi nilai ekspor sebesar 33,61 miliar Dolar AS, diikuti pakaian muslim 6,83 miliar Dolar AS, farmasi 612,1 juta Dolar AS, dan kosmetik 362,83 juta Dolar AS. 

“Kami apresiasi kolaborasi para pemangku kepentingan dalam mendorong kinerja ekspor produk halal Indonesia,” kata Mardyana.

Mardyana menambahkan, neraca perdagangan produk halal Indonesia dalam hal ini menunjukkan peningkatan tren surplus sebesar 10,86 persen pada periode 2019-2023. Rekor surplus tertinggi tercatat pada 2022 yang mencapai 47,7 miliar Dolar AS. 

“Hal ini menunjukkan momentum yang telah terbangun bagi perdagangan produk halal Indonesia, terutama dari sisi ekspor,” sambungnya.

Sementara itu, negara tujuan ekspor produk halal Indonesia di antaranya mencakup Amerika Serikat, China, India, Pakistan, dan Malaysia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya