Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Bisnis

Erick Thohir Tak Bernyali Tutup Garuda

SABTU, 21 DESEMBER 2024 | 00:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kementerian BUMN tipis kemungkinan menutup PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) meski nilai utangnya tembus Rp125 triliun.

Demikian penegasan pegiat media sosial Daniel Christian Tarigan melalui video singkat di akun Instagram pribadinya yang dikutip Sabtu 21 Desember.

Menurut Daniel, apabila hari ini Garuda Indonesia ditutup dan seluruh asetnya dijual untuk membayar utang sama sekali tidak cukup, karena secara teknis Garuda sudah bangkrut.


"Satu-satunya yang membuat Garuda tidak bangkrut ya karena memang pemerintah tidak mau Garuda bangkrut," kata Daniel.

Daniel memberikan gambaran bahwa per Juni 2024 total aset Garuda pada kurs Rp15.800 sekitar Rp103 triliun, sementara utangnya mencapai Rp125 triliun.

"Artinya Garuda sudah tidak ada modal sama sekali. Bahasa kerennya di keuangan negatif equity alias modalnya habis dimakan utang," kata Daniel.

Padahal, kata Daniel, Menteri BUMN Erick Thohir berkeinginan menutup BUMN yang merugi. Lalu kenapa tidak dilakukan terhadap Garuda?

"Karena Garuda memiliki utang yang sangat besar kepada masyarakat dan BUMN lain," ungkap Daniel.

Menurut Daniel, utang Garuda ke PT Pertamina mencapai  Rp4,8 triliun, utang bank pelat merah Rp9,2 triliun,
utang kepada masyarakat Rp4,9 triliun dalam bentuk tiket yang belum dipakai, dan obligasi Rp10,4 triliun.

"Jadi oknum-oknum Garuda bisa korupsi dengan nyaman karena mereka sangat yakin Garuda tidak akan ditutup pemerintah," pungkas Daniel.





Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya