Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Aesler dan Honour Accord Limited Negosiasi Rencana Akuisisi 1 Miliar Saham RONY

JUMAT, 20 DESEMBER 2024 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten konsultan arsitektur, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) mengumumkan bahwa Perseroan melakukan negosiasi dengan Honour Accord Limited terkait rencana akuisisi saham perseroan.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Jumat 20 Desember 2024 disebutkan bahwa RONY menerima pemberitahuan tertulis dari Honour Accord Limited pada 19 Desember 2024 sehubungan dengan rencana pengambilalihan 1.000.000.000 lembar saham Perseroan atau sekitar 80 persen.

Jumlah saham yang akan diambil alih tersebut merupakan milik dua pengendali RONY, yaitu PT Nakula Investama Indonesia sebanyak 550 juta lembar atau 44 persen dan PT Karimun Jawa Pratama sebanyak 450 juta saham atau 36 persen.


Selanjutnya rencana pengambilalihan ini tunduk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.04/2018 (POJK 9/2018).

"Apabila rencana pengambilalihan sebagaimana dinegosiasikan antara RONY dan Honour Accord Limited diselesaikan, maka Honour Accord Limited akan secara efektif menjadi pengendali RONY," kata manajemen RONY.

Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), kepemilikan investor publik di RONY sebanyak 250 juta saham atau setara dengan 20 persen dari total saham perseroan. 

"Perseroan juga tidak memperkirakan fakta material (transaksi) tersebut akan mengurangi hak-hak pemegang saham perseroan," ujar manajemen RONY.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya