Berita

Karyawan toko roti yang menjadi korban penganiayaan bernama Dwi Ayu Darmawati di Ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2024/RMOL

Hukum

Peradi SAI Minta Advokat Penipu Pegawai Toko Roti Cakung Diproses Hukum

KAMIS, 19 DESEMBER 2024 | 14:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus penganiayaan pegawai toko roti di Cakung, Jakarta Timur oleh anak bos sendiri turut menjadi perhatian Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi SAI).

Ketua Umum Peradi SAI, Juniver Girsang menyoroti soal keterangan korban, Dwi Ayu Darmawati yang mengaku ditipu oleh salah seorang oknum pengacaranya.

Dwi disebut sempat membayar pengacara hingga Rp12 juta agar perkaranya bisa cepat selesai. Namun sudah berjalan dua bulan lebih, pengacara tersebut justru menghilang.


"Bila advokat tersebut adalah anggota kami, maka saya akan meminta kepada Dewan Kehormatan Pusat (DKP) Peradi SAI untuk menyidangkan. Dan apabila terbukti, maka selayaknya diberi hukuman seberat-beratnya yaitu pemecatan tetap sebagai anggota," tegas Juniver dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 19 Desember 2024.

Juniver mengurai, profesi advokat adalah officium nobile, yaitu profesi yang sangat terhormat sehingga harus dijaga dan tidak disalahgunakan.

Berkaca dari kasus tersebut, Juniver mengimbau kepada organisasi advokat lain harus selektif. Jika menemukan ada anggotanya yang bermasalah, maka harus diproses secara hukum yang berlaku.

"Kami juga mengimbau kepolisian segera bertindak tanpa harus ada viral terlebih dahulu. Profesi advokat adalah profesi yang berharga di depan masyarakat pencari keadilan," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya