Berita

Keluarga Joko Widodo/Ist

Politik

Buktikan Lebih Hebat dari PDIP, Jokowi Ditantang Bikin Parpol Baru

KAMIS, 19 DESEMBER 2024 | 11:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sepatutnya membentuk partai sendiri setelah dipecat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) beberapa waktu lalu.

Pasalnya, pemecatan puluhan kader banteng, termasuk Jokowi dan keluarganya, dianggap sebagai upaya PDIP untuk melepaskan beban politik terkait figur presiden dua periode itu yang masih erat dikaitkan dengan partai.

“(Jokowi harusnya) bikin partai sendiri. PDIP tak mau menanggung beban dosa politik Jokowi dan keluarga besarnya. Meski harus diakui, PDIP dalam banyak rugi dengan kehilangan Jokowi, Gibran, dan Bobby,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno kepada RMOL sesaat lalu, Kamis 19 Desember 2024. 


"Tapi bagi PDIP, ke depan adalah momen konsolidasi tanpa Jokowi dan keluarga besarnya," sambungnya.

Adi juga berharap Jokowi tidak bergabung dengan partai yang sudah mapan. Menurutnya, jika Jokowi ingin membuktikan kekuatan politiknya, dia sebaiknya membentuk partai sendiri. 

“Ini untuk membuktikan bahwa Jokowi hebat tanpa PDIP," ujar Adi. 

Adi berpendapat, jika Jokowi bergabung dengan partai besar seperti Golkar atau Gerindra, langkah tersebut justru hanya menunjukkan sikap pragmatis dan tak memberi ruang untuk membuktikan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu bisa hebat tanpa PDIP.

"Selama ini ada keyakinan, mirip sebuah klaim, bahwa Jokowi hebat bahkan bisa melebihi PDIP. Tinggal diuji dengan bikin partai baru. Apakah partai baru Jokowi lebih hebat dari PDIP atau tidak?” kata pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini. 

Ia menambahkan, jika partai baru yang dibentuk Jokowi tidak dapat melebihi PDIP, setidaknya harus bisa bersaing secara kompetitif. Pasalnya, belakangan sering muncul cibiran bahwa PDIP terjun bebas ditinggal Jokowi. 

“Yang semacam ini perlu diuji kebesaran Jokowi setelah tak lagi sama PDIP,” kata Adi. 

Sebab, sambungnya, modal politik Jokowi cukup besar. Sebagai mantan presiden, Jokowi memiliki popularitas yang tinggi, ditambah dengan dukungan dari Gibran yang kini menjadi calon wakil presiden, Bobby yang menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara, serta Ahmad Lutfi yang memiliki pengaruh politik di Jawa Tengah. 

“Klaim bahwa Jokowi lebih besar dari PDIP perlu diuji dengan bikin partai baru. Kalau bergabung dengan partai yang sudah mapan, kebesaran Jokowi tak bisa diukur. Karena partai yang mapan itu sudah besar tanpa Jokowi selama ini,” pungkas Adi.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya