Berita

Ilustrasi/Reuters

Bisnis

Investor Terkejut Saham Tesla Ambles Lebih dari 8 Persen

KAMIS, 19 DESEMBER 2024 | 09:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham Tesla anjlok lebih dari 8 persen. Ini adalah penurunan tertajam sejak sebelum kemenangan pemilihan Donald Trump. 

Dikutip dari CNBC, Tesla ditutup pada harga 440,13 Dolar AS pada perdagangan Rabu 18 Desember 2024 waktu setempat. 

Sehari sebelumnya, saham tersebut terus naik, ditutup pada level tertinggi 479,86 Dolar AS pada Selasa. 


Minggu lalu, saham tersebut naik ke rekor, melampaui level tertinggi sebelumnya yang dicapai pada tahun 2021. 

Analis mengatakan, sebagian besar investor terkejut dengan besarnya reli tersebut. Investor yang telah membeli saham tersebut sekarang membelalakan mata. 

Penundaan atau hambatan lebih lanjut dalam upaya Tesla untuk menjadikan mobil tanpa pengemudi sebagai hal yang umum, niscaya akan memukul harga saham. Bagi mereka yang tetap optimis, mungkin masih layak untuk memiliki Tesla. 

Bersama dengan mobil tanpa pengemudi, masa depan Tesla mungkin juga mencakup peningkatan penjualan penyimpanan energi dan robot humanoid yang dapat membantu bisnis menjadi lebih efisien.

Penurunan Tesla bertepatan dengan penurunan tajam di pasar yang lebih luas, termasuk penurunan 3,6 persen di Nasdaq, hari terburuk kedua tahun ini untuk indeks yang sarat teknologi. 

Tesla mengalami reli 38 persen pada November, kinerja bulanan terbaiknya sejak Januari 2023 dan yang terbaik ke-10 yang pernah tercatat. 

CEO Elon Musk adalah pendukung utama Trump, yang menggelontorkan 277 juta Dolar AS terutama untuk upaya kampanyenya. Saat ini, Elon Musk akan memimpin "Departemen Efisiensi Pemerintah" dalam pemerintahan Trump. 

Pemilik SpaceX dan perusahaan media sosial X ini akan memiliki pengaruh atas anggaran lembaga federal, staf, dan kemampuan untuk mendorong penghapusan peraturan yang tidak nyaman. 

Musk juga menggunakan pengaruhnya  terhadap "proses persetujuan federal untuk kendaraan otonom", di mana akhirnya  pelaporan kecelakaan mobil swakemudi dihapuskan. 

Meskipun Tesla masih belum memproduksi robotaxi atau mengoperasikan layanan pemesanan kendaraan tanpa pengemudi, pesaing domestik utamanya Waymo pada hari Rabu mengatakan bahwa mereka telah melakukan lebih dari 4 juta perjalanan robotaxi berbayar pada tahun 2024 saat meningkatkan operasi komersialnya di AS. 

Jajak pendapat Quinnipiac menemukan bahwa 53 persen pemilih di AS tidak menyetujui Musk "memainkan peran penting dalam pemerintahan Trump."

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya