Berita

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu 20 November 2024/Tangkapan Layar

Bisnis

Balas Dendam, Trump Ancam Kenakan Tarif Impor Tinggi ke India

RABU, 18 DESEMBER 2024 | 15:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mengenakan tarif tinggi terhadap impor dari India.

Seperti dikutip Associated Press (AP) pada Rabu 18 Desember 2024, langkah ini merupakan aksi balasan terhadap tarif tinggi yang dikenakan New Delhi kepada produk buatan Negeri Paman Sam.

"Timbal balik. Jika mereka mengenakan pajak kepada kita, kita mengenakan pajak kepada mereka dengan jumlah yang sama," kata Trump kepada wartawan.


"Mereka saat ini mengenakan pajak kepada kita hampir dalam semua hal, dan kita tidak mengenakan pajak kepada mereka," sambungnya.

Trump sebelumnya menjanjikan mengenakan tarif tinggi terhadap impor asal China, Kanada, dan Meksiko. Namun, ia juga menyampaikan ancaman serupa kepada negara anggota BRICS.

"Jika India mengenakan biaya kepada kita 100 persen, kita berhak untuk melakukan hal yang sama?" kata Trump.

"Jika mereka ingin mengenakan biaya kepada kami, tidak apa-apa, tetapi kami akan mengenakan biaya yang sama kepada mereka,” katanya dalam konferensi pers di Mar-a-Lago awal pekan ini.

Untuk diketahui, Trump sendiri akan dilantik sebagai Presiden AS pada Januari 2025 setelah berhasil menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) bulan lalu. Dia akan kembali ke Gedung Putih setelah sempat memimpin AS pada 2016-2020.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya