Berita

Yos Suprapto/RMOL

Nusantara

Pameran Tunggal Yos Suprapto Bawa Pesan Kedaulatan Pangan

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 19:10 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Pelukis Indonesia, Yos Suprapto, menggelar pameran tunggal bertajuk "Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan" di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, pada 20 Desember 2024 hingga 19 Januari 2025.

Melalui karyanya, Yos menyuarakan kritik sekaligus harapan terkait kedaulatan pangan dan revitalisasi budaya agraris mandiri di Indonesia. 

Dikenal dengan karya bertema sosial, lingkungan, dan politik, Yos memilih tajuk "Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan" berdasarkan hasil riset selama 15 tahun mengenai tanah sawah di berbagai daerah.


Ia mengungkapkan bahwa lahan sawah di Aceh, Lampung, Sulawesi, dan wilayah lain mengalami pengerasan akibat penggunaan pupuk sintetis. 

"Tanah yang saya teliti, yang terkontaminasi pupuk sintetis, mengalami kerusakan parah. Dan sudah saya buktikan di pameran," ujar Yos Suprapto dalam konferensi pers di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Desember 2024.

Melalui pameran ini, Yos berharap masyarakat memahami pentingnya menjaga kedaulatan pangan. Sebab menurutnya, kedaulatan pangan bangsa Indonesia masih berada di genggaman asing.

"Kita perlu disadarkan kembali untuk memahami kerusakan tanah dan mengembalikan kedaulatan bangsa melalui kedaulatan pangan," tegasnya.

Karya-karya yang dipamerkan menggabungkan figurasi realis bergaya realisme sosial ala Diego Rivera dan Taring Padi, serta elemen simbolisme surealis khas seniman Yogyakarta era 1980-an. 

Dengan garis dan warna yang provokatif, Yos menciptakan cerita visual penuh pesan tentang urgensi menghidupkan kembali budaya agraris yang mandiri.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya