Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bertemu wartawan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa, 17 Desember 2024/RMOL

Bisnis

Ini Respons Airlangga Soal Rupiah Ambruk Rp16.000 per Dolar AS

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 16:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pada perdagangan Selasa, 17 Desember 2024, nilai tukar rupiah ambruk ke posisi Rp16.028 per Dolar AS, anjlok 26 poin atau minus 0,17 persen dibandingkan pembukaan perdagangan sebelumnya.

Merespons isu tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan sama halnya dengan stock market atau pasar saham, tren penurunan Rupiah juga tidak bisa dilihat hanya dalam sehari. 

"Itu kita nggak bisa lihat sehari. Kayak stock market nggak bisa dilihat sehari. Nanti kita lihat, nanti kita lihat," ujarnya kepada wartawan tak lama setelah mengantar keberangkatan Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa, 17 Desember 2024.


Berbeda dengan Indonesia, mayoritas mata uang Asia justru kompak menguat terhadap Dolar AS. Seperti Dolar Singapura yang menguat 0,06 persen, Dolar Hong Kong dan Yen Jepang yang menguat 0,01 persen, dan Won Korea Selatan melonjak 0,20 persen,

Sementara, Yuan China jatuh 0,14 persen. Di sisi lain, mata uang negara maju juga kompak menguat. Poundsterling Inggris menguat 0,06 persen, Dolar Australia menguat 0,05 persen, dan Euro Eropa 0,10 persen.

Kemudian ada Dolar Kanada tumbuh 0,01 persen, dan Franc Swiss naik 0,12 persen hari ini.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya