Berita

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P. Ahmad/Ist

Nusantara

Jangan Pilih Calon Camat dan Lurah Tersandung Kasus Hukum

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 10:48 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Posisi camat dan lurah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang belum diisi pejabat definitif menjadi perhatian politikus Kebon Sirih.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P. Ahmad mengatakan, sebelum calon camat dan lurah dilantik, 
rekam jejak atau track record sangat penting sebagai pertimbangan.

“Tentunya dalam menempatkan seseorang bukan hanya mempertimbangkan kompetensinya, tapi juga rekam jejak, pengalaman dan juga track recordnya,” kata Riano dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Selasa 17 Desember 2024.

“Tentunya dalam menempatkan seseorang bukan hanya mempertimbangkan kompetensinya, tapi juga rekam jejak, pengalaman dan juga track recordnya,” kata Riano dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Selasa 17 Desember 2024.

Meskipun kemampuan kompetensi sebagai syarat tertulis, menurut Riano, strategi dan pendekatan kepada warga untuk memecahkan masalah di wilayah justru menjadi hal yang sangat penting.

“Karena camat dan lurah itu adalah ujung tombak di wilayah, muka Pemerintah Daerah. Tentunya bukan hanya melayani, tapi juga mengemong masyarakat,” kata Riano.

Selain itu, Riano juga mengimbau agar tim seleksi lebih teliti. Artinya, tidak meloloskan calon camat dan lurah yang punya masalah di instansi tempat kerja sebelumnya ataupun masalah hukum.

“Itu juga jadi perhatian kita, harus memiliki kompetensi, rekam jejak, pengalaman dan tidak pernah punya masalah,” tutup Riano.




Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya