Berita

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Ace Hasan Syadzily bersama Menteri Luar Negeri RI Sugiono/Ist

Politik

Lemhannas dan Kemlu Siap Sinergi Perkuat Ketahanan Melalui Kajian Geopolitik

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 21:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Ace Hasan Syadzily melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Kantor Kemlu RI, Jakarta, Senin 16 Desember 2024.

Dalam kunjungan tersebut, Ace Hasan didampingi Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Mayjen TNI Rido Hermawan.

Kedatangan Gubernur Lemhannas RI disambut langsung Menteri Luar Negeri RI Sugiono, yang juga merupakan anggota Dewan Pengarah Lemhannas RI.


Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas pentingnya sinergi antara Lemhannas RI dan Kemlu RI dalam memperkuat ketahanan nasional melalui kajian geopolitik, diplomasi, serta pemantapan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam kunjungan ini, Ace Hasan menyoroti pentingnya kolaborasi dengan Kemlu RI untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika global.

“Potensi kolaborasi antara Lemhannas RI dan Kemlu RI sangat besar, khususnya dalam pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi warga Indonesia di luar negeri serta pelaksanaan kajian-kajian strategis yang bertujuan memperkuat kebijakan luar negeri Presiden,” ujar Ace Hasan.

Selain itu, Ace juga menegaskan bahwa Lemhannas RI siap memberikan masukan berbasis akademik untuk mendukung diplomasi Indonesia di tingkat bilateral, multilateral, maupun global, sehingga kebijakan luar negeri Indonesia memiliki landasan yang kuat.

Sementara Menteri Luar Negeri RI, Sugiono menyambut antusias peluang kerja sama ini. Dua menyatakan bahwa Lemhannas RI memiliki nilai strategis sebagai lembaga yang mampu memberikan wawasan praktis dan akademik untuk mendukung politik luar negeri Indonesia.

“Secara filosofis, kita perlu memahami bahwa kepentingan nasional dan hubungan luar negeri bangsa-bangsa di dunia selalu didasarkan pada pendekatan realistis. Untuk itu, Lemhannas RI, Kemlu RI, dan lembaga lainnya harus memiliki pemahaman atau frekuensi yang sama untuk melindungi segenap bangsa Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkan Ace Hasan lagi, dia menegaskan pentingnya sinergi antara Lemhannas RI dan Kemlu RI sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan nasional.

“Kami berharap sinergi ini dapat terwujud secara konkret, terutama dalam bentuk kajian strategis dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan. Lemhannas RI siap berkontribusi untuk memberikan masukan atas isu-isu strategis yang menjadi perhatian bangsa,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya