Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono dalam jumpa pers di Kantor Presiden di Jakarta pada Senin, 16 Desember 2024/RMOL

Nusantara

AHY Ungkap Strategi Pemerintahan Prabowo Antisipasi Pemudik Nataru

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 19:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menyambut momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintahan RI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan banyak hal untuk memastikan kelancaran, keselamatan, dan keamanan masyarakat.

Presiden menggelar rapat terbatas persiapan Nataru dengan para menteri dan pejabat terkait di Kantor Presiden, di Jakarta pada Senin Sore, 16 Desember 2024. Berdasarkan pantauan RMOL, pertemuan tersebut berlangsung selama hampir dua jam.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kemudian menyampaikan hasil rapat terbatas Nataru dalam jumpa pers.


AHY memperkirakan 110 juta masyarakat Indonesia akan melakukan mobilitas baik antar daerah maupun di dalam provinsi yang sama selama Nataru. 

Untuk itu, kata AHY, Presiden Prabowo menginstruksikan seluruh kementerian dan stakeholder diminta untuk mempersiapkan segala hal, menganalisis, mengidentifikasi berbagai tantangan dan permasalahan yang mungkin dihadapi oleh masyarakat luas. 

"Presiden Prabowo menekankan kepada kita semua agar masing-masing kementerian dan stakeholder yang bertanggung pada isu kelancaran, keselamatan dan kemanan Nataru," ujar AHY.

Mengutip laporan Menteri Pekerjaan Umum (PU), AHY menyebut pemerintah akan memastikan fasilitas jalan tol dan jalan nasional dalam kondisi baik.

"Tadi pak Presiden bertanya apakah yang rusak-rusak itu sudah di tangani? Menteri PU mengatakan sudah diupayakan yang terbaik, semoga tidak ada kendala yang berarti," kata AHY. 

Selain itu, lanjut AHY, berdasarkan laporan Kementerian ESDM, ketersediaan BBM dan listrik selama Nataru telah dipastikan aman dan stabil.

Kemudian di sektor perdagangan juga harga-harga bahan pokok diharapkan tetap stabil. 

Salah satu persiapan penting yang disampaikan AHY adalah pengamanan lokasi-lokasi vital, seperti rumah ibadah dan rute perjalanan masyarakat.

"Kita juga mengantisipasi jika ada cuaca yang kurang baik, ini biasanya terjadi di laut, misalnya di Merak, terjadi perahu delay, maka harus diantisipasi dengan titik-titik istirahat," pungkasnya.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Mudik Gratis 2026 Pemprov Jabar, Berikut Rute dan Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:13

DPR Komitmen Kawal Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:32

Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi Enam Bulan, Dibayangi Ketegangan AS-Iran

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:21

DPR Soroti Impor Pickup Kopdes Merah Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:58

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Global: “Indonesia Tak Lagi Tidur”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:49

DPR Tegaskan LPDP Harus Tegakkan Kontrak di Tengah Polemik “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:26

Pemerintah Inggris Siap Hapus Andrew dari Daftar Pewaris Takhta

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:14

Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:04

Korban Banjir Lebak Gedong Masih di Huntara, DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25

Norwegia Masih Kuat di Posisi Puncak Olimpiade, Amerika Salip Tuan Rumah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya