Berita

Jasa Raharja, Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri meninjau kesiapan pelabuhan Merak dan Bakauheni, Lampung/Dok. Jasa Raharja

Bisnis

Jasa Raharja, Kemenhub, dan Polri Pastikan Kesiapan Pelabuhan Merak-Bakauheni Jelang Nataru

Laporan: Chiesa Arin Selomita
SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 15:03 WIB

Jasa Raharja, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Korlantas Polri menggelar tinjauan kesiapan Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Lampung menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Tinjauan tersebut dilakukan dengan tujuan memastikan kelancaran arus mudik dan wisata bagi masyarakat yang akan menggunakan transportasi laut selama Nataru.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah dalam mempersiapkan pelabuhan serta pengelolaan arus mudik dan wisata selama libur panjang ini. 


"Jasa Raharja akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Kami mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan segala keperluan dan selalu mematuhi aturan keselamatan dalam perjalanan," ujarnya, dikutip dari CNN pada, Senin, 16 Desember 2024.

Tinjauan kesiapan ini penting dilakukan, sebab Pelabuhan Merak dan Bakauheni menjadi titik utama penyeberangan antar pulau yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Sumatra. 

Pemerintah berharap kesiapan ini dapat mengantisipasi tingginya volume penumpang yang diperkirakan meningkat selama Nataru. Berbagai strategi telah dipersiapkan, seperti penambahan buffer zone untuk menampung kendaraan yang akan menyeberang apabila kapasitas pelabuhan penuh.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, menambahkan bahwa pemerintah telah mempelajari pengalaman Nataru sebelumnya untuk meningkatkan pelayanan tahun ini. "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang aman, selamat, nyaman, dan bahagia bagi masyarakat," ungkapnya.

Suntana juga mengingatkan pentingnya mewaspadai faktor alam, seperti gelombang laut dan cuaca buruk yang dapat mempengaruhi kelancaran perjalanan.

"Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan umum, pastikan armada yang digunakan sudah memiliki stiker ramp check, baik di transportasi udara, darat, laut, maupun kereta api. Jangan membeli tiket melalui calo, gunakan P A G fasilitas pembelian tiket resmi secara online," tegas Suntana.

Berkenaan dengan itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan, optimistis pengamanan dan pengelolaan arus mudik Nataru tahun ini akan lebih baik. 

"Kami telah melakukan simulasi melalui Tactical Floor Game (TFG) untuk mengantisipasi skenario terburuk, baik karena cuaca, volume kendaraan, maupun tingginya animo masyarakat. Semua sudah disiapkan dan terkoordinasi dengan baik," ujar Aan.

Selain itu, tiga pelabuhan utama yang akan digunakan selama Nataru adalah Pelabuhan Merak, Bakauheni, dan Ciwandan. Kolaborasi antara Jasa Raharja, Kemenhub, dan Polri diharapkan dapat memastikan kelancaran arus mudik dan wisata, serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. 

Diketahui, tinjauan kesiapan ini juga dihadiri oleh pejabat terkait, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Usman Asshiddiqi Qohara, jajaran Kementerian Perhubungan, Dirut PT ASDP, Direktur PELNI, serta Dirlantas Polda Banten dan Polda Lampung.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya