Berita

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq/Ist

Nusantara

Wamendikdasmen Jamin Pendidikan Bermutu di Luar Jawa

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 09:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, mengunjungi sejumlah sekolah di Kota Padang dan Sijunjung, Sumatera Barat. 

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menggelorakan semangat pendidikan yang bermutu dan merata.

Kunjungan dimulai dengan mendatangi SD Percobaan Ujung Gurun, SMP 6 Muhammadiyah, dan Sekolah Kalam Kudus di Kota Padang. 


Fajar menekankan pentingnya pengembangan bakat dan inovasi baik dari sisi peserta didik maupun pendidik.

Kemendikdasmen, kata Fajar, berkomitmen memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia. Ia menyebut, upaya tersebut meliputi pengurangan kesenjangan pendidikan antara sekolah negeri dan swasta, serta antara wilayah Jawa dan luar Jawa. 

“Ikhtiar kami untuk mencerdaska kehidupan bangsa yang sudah tertanam hakiki dalam dasar konstitusi kita. Ya, pendidikan bermutu untuk semua," kata Fajar dalam keterangan resminya, Senin 16 Desember 2024. 

Selain itu, Fajar menegaskan, pentingnya mengurangi rivalitas dan kesenjangan mutu pendidikan untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas di seluruh Indonesia, sesuai dengan arahan dari Mendikdasmen Prof. Abdul Mu'ti. 

Khusus di Sumatera Barat, Fajar yang juga merupakan Ketua Lembaga Kajian Kemitraan Strategis (LKKS) PP Muhammadiyah, tidak lupa mengungkapkan kedekatannya dengan ranah Minang. 

"Sumatera Barat punya arti penting dalam hidup saya. Leluhur saya adalah keturunan Bukittinggi. Guru hidup saya adalah tokoh bangsa dari ranah Minang Sumpur Kudus, Buya Ahmad Syafii Maarif," kata Fajar.

Fajar menambahkan, tanah Minang merupakan tempat lahirnya banyak tokoh besar, baik dari kalangan ulama maupun pejuang kemerdekaan. 

“Kita perlu belajar sejarah perjuangan hidup dari tokoh-tokoh hebat dari bumi minang ini. Ada Bung Hatta, KH. Agus Salim, Tan Malaka, Buya Hamka, Rohana Kudus, Engku Sjafei dan masih banyak lagi. Baik tokoh minang lampau maupun tokoh minang kontemporer seperti Buya Syafii Maarif," demikian Fajar.



Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya