Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo saat menjamu keluarga Lippo Group di Solo, Jawa Tengah/Instagram

Politik

Ada 'Udang di Balik Batu' Pertemuan Jokowi dan Keluarga Lippo Group

MINGGU, 15 DESEMBER 2024 | 00:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pertemuan keluarga konglomerat Lippo Group ke rumah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo di Solo bukanlah silaturahmi biasa.

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto yang menduga ada pembahasan soal bisnis dalam pertemuan tersebut.

"Fakta bahwa Jokowi dilingkari oligarki dan pertemuan di rumah Jokowi dengan Lippo group bukan silaturahmi biasa tentunya ada 'udang di balik batu'. Apalagi wapresnya anak kandung Jokowi," kata Hari kepada redaksi RMOL, Sabtu, 14 Desember 2024.


Bila benar ada pembahasan bisnis yang dimaksud pasti akan berimbas bagi kedua belah pihak.

"Pertemuan Lippo dengan Jokowi bukan sekedar makan pisang dan ngopi-ngopi, pastinya ada maksud, tujuan dan target. Tidak ada makan siang gratis bagi para pengusaha tersebut, harus ada kompensasi dari pedagang-pedagang tersebut," jelasnya.

Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan adanya pembahasan soal Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

"Bisa juga ada agenda IKN, apalagi agenda Meikarta gagal total. Atau ada agenda-agenda lain yang bisa dijadikan ladang bisnis selagi anak Jokowi menjadi wapres," pungkas dia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya