Berita

Orang-orang berlindung di dalam stasiun metro selama serangan militer Rusia/Net

Dunia

Rusia Lancarkan Serangan Skala Besar ke Fasilitas Energi Ukraina

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 16:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan udara skala besar diluncurkan Rusia ke fasilitas energi Ukraina pada Jumat pagi, 13 Desember 2024. 

Menteri Energi Ukraina, German Galushchenko dalam unggahan Facebooknya menyebut serangan itu menargetkan fasilitas penyedia energi di seluruh Ukraina. 

“Musuh melanjutkan terornya. Sekali lagi, sektor energi di seluruh Ukraina diserang besar-besaran,” ungkapnya, seperti dimuat Reuters. 


Menurut operator jaringan nasional Ukrenergo, serangan terbaru mengakibatkan pemadaman listrik lebih luas di negara itu. 

Pemerintah setempat melaporkan beberapa ledakan di kota selatan Odesa dan pemerintah daerah Kyiv mengatakan sistem pertahanan udara sedang beroperasi.

Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha meminta para mitra untuk segera mengirimkan lebih banyak sistem pertahanan udara.

“Rusia ingin merampas energi kita. Sebaliknya, kita harus merampas sarana terornya. Saya tegaskan kembali seruan saya untuk pengiriman segera 20 sistem pertahanan udara NASAMS, HAWK, atau IRIS-T,” tulis Sybiha dalam sebuah posting di X.

Sistem energi Ukraina telah mengalami 11 gelombang serangan Rusia tahun ini, yang telah menyebabkan kerusakan luas dan pemadaman listrik yang lama di seluruh negeri.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya