Berita

Kolase Edy Rahmayadi dan Ridwan Kamil/RMOL

Politik

PAN: Edy Rahmayadi Harus Kesatria seperti RK

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 02:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menggugat hasil rekapitulasi suara ke Mahkamah Konstitusi (MK), direspons Partai Amanat Nasional (PAN).

Sekretaris Jenderal PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio mengatakan, langkah Edy Rahmayadi tak sebanding dengan cagub DKI Jakarta, Ridwan Kamil (RK) yang tak memilih jalan sengketa hasil pilgub ke MK.

"Maksud saya ini harusnya juga kesatria ya, jiwa besar, sama kayak Jakarta," ujar Eko saat ditemui di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis, 12 Desember 2024.


Dia mengklaim, RK yang berpasangan dengan politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Suswono, sudah merelakan hasil Pilgub DKI JAkarta 2024 dimenangkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno.

Sebaliknya, Eko justru mengaku heran dengan Edy Rahmayadi selaku petahana yang berpasangan dengan Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara Hasan Basri Sagala, menyoal kemenangan Bobby Nasution-Surya.

"Sudah lah, kalau misalnya memang sudah tidak menang ya sudah kalah, ya sudah legowo saja lah. Enggak usah terlalu banyak, jadi melebar, kasihan juga kalau melebar itu kan akhirnya yang tadinya tidak ada menjadi ada dan diadain gitu, kasihan gitu," tutur Eko.

Politisi yang dulunya pelawak kenamaan Indonesia itu, menyebut langkah Edy Rahmayadi menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara ke MK akan percuma.

"Jadi buat saya, sudah saatnya move on. Yuk bersama-sama kita kerja untuk memajukan masing-masing daerah, baik di DKI Jakarta maupun di Sumatera," demikian Eko menambahkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya