Berita

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita/RMOL

Bisnis

Bulog Dorong Program Rumah Pangan Kita Makin Diminati

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 12:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita, memberikan sambutan dalam acara Pengundian Semarak Rumah Pangan Kita (RPK) Point Reward 2024 yang digelar di Kantor Bulog Corporate University, Jalan Gatot Subroto No.3 Kav 49, Jakarta Selatan, Kamis 12 Desember 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Febby menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan program RPK yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui penjualan produk pangan dengan harga terjangkau.

"Apresiasi ini kita berikan untuk di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur, tapi nanti akan kita kembangkan selanjutnya karena kita menyadari diperlukan kerjasama semua pihak," kata Febby.


Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai swasembada pangan, dengan Perum Bulog sebagai lembaga yang dipercaya untuk memimpin pengelolaan pangan.

“Salah satu pangan yang dipegang Bulog adalah beras, tetapi akan ada pangan lainnya yang sedang disusun regulasinya oleh pemerintah,” kata Febby.

Febby juga menjelaskan bahwa RPK bukan hanya sekedar outlet pangan, tetapi juga merupakan sarana bagi masyarakat untuk belajar menjadi wirausahawan. 

RPK adalah gerai atau outlet yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat yang dibina oleh Bulog. Produk-produk yang dijual melalui RPK ini meliputi bahan pangan pokok seperti beras, gula, minyak, terigu, dan lainnya.

“Bagi masyarakat yang sudah masuk dalam program RPK, ini sangat menjanjikan. Mereka tidak hanya mendapatkan produk pangan dengan harga yang terjangkau, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berjualan dan mendapatkan margin keuntungan,” tambah Febby.

Hingga saat ini, Bulog telah membina lebih dari 21 ribu agen RPK di seluruh Indonesia. Program ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk bergabung.

Program RPK ini pun terbuka untuk siapa saja, tanpa memandang apakah mereka memiliki toko atau tidak. Masyarakat hanya perlu memiliki KTP untuk bisa bergabung dalam program ini. 

Selain itu, Bulog juga menyediakan aplikasi MyRPK yang memudahkan agen untuk memesan produk dan mengantarkannya langsung ke rumah mereka.

Sosialisasi program RPK terus dilakukan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Program ini tidak hanya dilaksanakan melalui agen perbankan dan komunitas-komunitas, tetapi juga melalui kerjasama dengan lembaga seperti pemda, yayasan, hingga TNI. 

Sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kualitas program, Bulog juga melakukan monitoring terhadap agen-agen RPK melalui berbagai saluran.

Menutup sambutannya, Direktur Bisnis Bulog berharap melalui program RPK, semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat, baik dari segi ketersediaan pangan yang terjangkau maupun sebagai sumber pendapatan melalui peluang bisnis yang ditawarkan.

“Harapan kami ke depan adalah agar RPK bisa berkembang lebih luas, bahkan cita-citanya 1 RT atau RW, 1 RPK. Kami ingin RPK ini tidak hanya menjadi sumber pendapatan pasif, tetapi juga dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Febby.




Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya