Berita

Karo Ops Polda Lampung Kombes Ardiansyah Daulay/Ist

Presisi

Nataru di Lampung Dikawal 3.630 Personel Gabungan

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 11:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polda Lampung mematangkan persiapan Operasi Lilin Krakatau 2024 untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda lampung Kombes Ardiansyah Daulay mengatakan, pengamanan melibatkan total 3.630 personel.

Dari jumlah tersebut, 189 personel berasal dari Polda Lampung dan 1.712 personel dari Polres/Polresta jajaran. 


Selain itu, ada 1.729 personel dari berbagai instansi terkait, termasuk TNI sebanyak 270 personel, Dinas Perhubungan 291 personel, Dinas Kesehatan 256 personel, dan Satpol PP 302 personel.

Dukungan juga datang dari Basarnas dengan 36 personel, BPBD 96 personel, Jasa Raharja 25 personel, Damkar 90 personel, PMI 32 personel, Pramuka 161 personel, Pelindo 8 personel, Senkom Mitra Polri 147 personel, Orari 7 personel, dan KKP 8 personel.

Untuk menunjang kelancaran pengamanan, Operasi Lilin Krakatau 2024 didukung berbagai sarana dan prasarana.

Polda Lampung mengerahkan 1.474 unit kendaraan roda dua, 390 unit kendaraan roda empat, 54 unit kendaraan roda enam, dan 10 unit kendaraan taktis. 

Selain itu, tersedia 18 ambulans, 11 kapal patroli, 17 perahu karet, serta 1 unit helikopter.

Sebagai tambahan, pengamanan juga dilengkapi dengan 72 tenda, 304 unit CCTV, 2.994 unit handy talkie (HT), dan 1.510 alat khusus (alsus).

Ardiansyah Daulay menegaskan bahwa Operasi Lilin Krakatau akan fokus pada pengamanan gereja, tempat wisata, terminal, pelabuhan, serta pusat-pusat keramaian.

“Kami berharap kerja sama seluruh pihak dapat menciptakan suasana kondusif selama Natal dan Tahun Baru,” kata Ardiansyah dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya